Urutan Body Mask dan Lulur Sering Keliru, Dampaknya ke Perawatan Kulit Bisa Terasa

Author: Redaksi Android62

Urutan pemakaian body mask dan lulur ternyata tidak bisa ditukar begitu saja. Jika langkahnya keliru, manfaat perawatan tubuh berpotensi tidak maksimal karena kulit belum melalui tahap pembersihan yang tepat.

Lulur sebaiknya digunakan lebih dulu karena fungsinya adalah mengangkat sel kulit mati yang menumpuk di permukaan kulit. Setelah itu, body mask baru bekerja untuk memberi nutrisi, hidrasi, dan perawatan lanjutan pada kulit yang sudah lebih bersih.

Lulur membersihkan, body mask memberi perawatan

Perbedaan paling mendasar antara keduanya ada pada fungsi. Lulur atau body scrub dipakai sebagai eksfoliator mekanis untuk membantu mengikis lapisan sel kulit mati melalui gerakan menggosok.

Sementara itu, body mask tidak bekerja dengan cara menggosok. Produk ini dirancang untuk menempel di kulit, lalu memberikan bahan aktif seperti vitamin, kolagen, atau bahan pencerah agar terserap selama didiamkan.

Healthline menyebut eksfoliasi penting dilakukan sebelum kulit menerima nutrisi tambahan. Tahap ini membantu mencegah pori-pori tersumbat dan membuat permukaan kulit terasa lebih halus.

Tekstur yang berbeda menentukan cara pakai

Perbedaan fungsi itu juga tercermin dari tekstur produk. Lulur umumnya terasa kasar karena mengandung butiran abrasif seperti butiran beras, garam, gula, atau scrub sintetis.

Body mask justru memiliki tekstur yang lebih halus, seperti pasta, krim, atau clay. Bentuk ini membuat produk lebih cocok dioleskan merata lalu dibiarkan meresap tanpa digosok.

Karena itulah, cara pemakaiannya juga berbeda. Lulur perlu dipijat atau digerakkan di permukaan kulit, sedangkan body mask cukup dioleskan dan ditunggu hingga bekerja sesuai petunjuk produk.

Salah urutan bisa mengurangi hasil perawatan

Jika body mask dipakai sebelum lulur, kulit masih tertutup sel kulit mati sehingga penyerapan nutrisi dari masker badan bisa kurang optimal. Kondisi ini membuat tahap perawatan berikutnya tidak bekerja seefektif yang diharapkan.

Setelah eksfoliasi, permukaan kulit menjadi lebih bersih dan lebih siap menerima bahan aktif dari body mask. Karena itu, urutan yang benar membantu setiap produk menjalankan fungsinya secara lebih maksimal.

Dalam rutinitas perawatan tubuh di rumah, detail seperti urutan ini sering diabaikan. Padahal, hasil akhir tidak hanya ditentukan oleh produk yang digunakan, tetapi juga oleh tahapan pemakaiannya.

Frekuensi pemakaian juga tidak sama

Lulur tidak dianjurkan dipakai terlalu sering karena bekerja dengan cara mengikis lapisan kulit mati. Penggunaan berlebihan dapat memicu iritasi atau membuat kulit terasa lebih tipis.

Frekuensi yang ideal untuk lulur disebut 1 sampai 2 kali seminggu. Batas ini penting agar eksfoliasi tetap memberi manfaat tanpa membebani kulit.

Body mask cenderung lebih lembut dan pada beberapa jenis tertentu, seperti aloe vera atau milk mask, pemakaiannya relatif lebih sering dipertimbangkan. Meski begitu, anjuran penggunaan tetap harus mengikuti petunjuk pada kemasan karena setiap formula bisa berbeda.

Produk Fungsi Utama Cara Kerja Frekuensi
Lulur Mengangkat sel kulit mati Digosok dengan gerakan memutar 1 sampai 2 kali seminggu
Body mask Memberi nutrisi dan hidrasi Dioleskan lalu didiamkan Mengikuti petunjuk kemasan

Dengan memahami perbedaan body mask dan lulur, rutinitas perawatan tubuh bisa disusun lebih tepat. Lulur berperan membersihkan permukaan kulit lebih dulu, sedangkan body mask bekerja setelahnya untuk membantu hidrasi dan nutrisi terserap lebih baik.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru