Veda Ega Pratama datang ke Sachsenring dengan modal yang tidak dimiliki banyak pebalap lain. Di sirkuit Jerman itu, ia pernah meraih kemenangan perdana di Red Bull Rookies Cup 2025, sebuah hasil yang kini bisa menjadi suntikan kepercayaan diri besar saat kembali tampil di level yang lebih tinggi.
Kemenangan tersebut terjadi pada race kedua seri Sachsenring, 13 Juli 2025. Veda menutup balapan dengan catatan waktu 28 menit 26,509 detik setelah tampil rapi dan mampu menjaga ritme hingga garis finis.
Hasil itu terasa makin berharga karena ia mengalahkan sejumlah nama kuat di balapan yang sama. Zen Mitani finis kedua, sedangkan Yaroslav Karpushin yang старт dari pole position harus puas di posisi ketiga, sementara Kiandra Ramadhipa mengakhiri lomba di urutan keempat.
| Posisi | Pembalap | Keterangan |
|---|---|---|
| 1 | Veda Ega Pratama | Finis 28 menit 26,509 detik |
| 2 | Zen Mitani | Pebalap Jepang |
| 3 | Yaroslav Karpushin | Start dari pole position |
| 4 | Kiandra Ramadhipa | Rekan senegara Veda |
Selebrasi Veda setelah finis juga mencuri perhatian. Ia melakukan Aura Farming Pacu Jalur, gerakan yang sedang viral di Indonesia saat itu, sehingga kemenangan tersebut tidak hanya punya nilai olahraga, tetapi juga membawa warna budaya Tanah Air ke panggung internasional.
Menurut oto.detik.com, hasil di Sachsenring sempat mengangkat posisi Veda di klasemen Red Bull Rookies Cup 2025. Ia mengoleksi 130 poin dan berada di peringkat ketiga, hanya terpaut 11 poin dari Alvaro Carpe Uriarte di posisi kedua.
Jejak karier Veda sendiri memperlihatkan perkembangan yang konsisten. Perjalanannya dimulai dari lintasan sederhana di Pasar Sapi, Gunung Kidul, Yogyakarta, lalu berlanjut ke Astra Honda Racing School pada 2019.
Dari sana, jalannya menuju level internasional terbuka lebih lebar. Pada 2022 ia turun di Asia Talent Cup dan finis ketiga pada klasemen akhir, sebelum kemudian menjadi juara Asia Talent Cup 2023.
Di musim yang sama, Veda juga menutup Asia Production 250 Asia Road Racing Championship di posisi ketiga. Setahun setelahnya, ia naik ke Supersport 600 ARRC bersama Astra Honda Racing Team dan mengakhiri musim di urutan keenam.
Performa kuat di Red Bull Rookies Cup 2025 akhirnya mengantarnya ke promosi berikutnya. Veda kemudian naik ke Kejuaraan Dunia Moto3 bersama Honda Team Asia pada musim 2026.
Dengan status sebagai pebalap berusia 17 tahun dan kenangan manis di Sachsenring, akhir pekan ini lintasan yang sama kembali menjadi ujian penting. Bagi Veda, sirkuit tersebut bukan sekadar tempat balapan, melainkan lokasi yang pernah memberi kemenangan besar dan kini bisa menjadi sumber dorongan untuk merebut poin penting di Jerman.
Source: oto.detik.com






