Maximo Quiles keluar sebagai pemenang Moto3 Belanda setelah balapan di barisan depan berlangsung sengit hingga garis finis. David Almansa finis kedua, sementara rekan setim Quiles, Marco Morelli, melengkapi podium di posisi ketiga.
Hasil itu menjadi penutup yang pahit bagi Veda Ega Pratama, yang sempat berada dalam pertarungan perebutan posisi terdepan sebelum terjatuh di tikungan 4-5 pada putaran kedelapan. Pebalap Honda Team Asia tersebut sebenarnya tampil agresif dan beberapa kali terlibat pertukaran posisi di kelompok terdepan.
Awal balapan sempat membuka peluang besar
Veda memulai lomba dari posisi tujuh dan langsung menunjukkan kecepatan yang kompetitif. Ia menjaga posisi di rombongan depan sejak awal, lalu naik ke posisi enam sebelum melesat ke posisi ketiga pada putaran kedua.
Situasi balapan kian panas ketika para pebalap terdepan saling salip di lintasan. Uriarte sempat memimpin setelah putaran pertama, tetapi posisinya tidak bertahan lama karena melebar di tikungan pertama, membuka ruang bagi pebalap lain untuk merebut kendali lomba.
Pada fase itu, Veda bahkan sempat memimpin balapan. Ia bergantian menekan Almansa dan Quiles, lalu kembali masuk ke pertarungan tiga besar setelah beberapa manuver di grup terdepan.
Perebutan posisi berubah cepat di grup depan
Persaingan di posisi tiga besar berlangsung rapat pada putaran keempat. Saat Almansa berada di depan, Quiles menempel di posisi kedua, sedangkan Veda menyusul di urutan ketiga sebelum naik lagi ke posisi kedua.
Veda sempat mengambil alih posisi pertama dari Almansa, tetapi pimpinan lomba itu kembali berubah di tikungan 16. Pada putaran kelima, Veda masih membayangi Almansa, meski pada putaran keenam Almansa mulai berusaha melepaskan diri dari tekanan.
Quiles dan Hakim Danish kemudian sempat merebut posisi kedua dari Veda. Menjelang lurusan utama, Quiles melebar dan turun dua posisi sehingga Veda kembali masuk ke posisi ketiga, tetapi momentum itu tidak bertahan lama.
Insiden membuat Veda gagal finis
Memasuki putaran ketujuh, Veda kembali melebar dan merosot hingga posisi delapan. Di lap pemulihan itu, ia bahkan sempat terdorong sampai posisi ke-10 sebelum akhirnya terjatuh pada lap berikutnya di tikungan 4-5.
Setelah insiden tersebut, Veda tampak tidak mengalami masalah berarti. Ia membawa motornya kembali ke pit, namun tidak melanjutkan lomba dan harus mengakhiri balapan lebih cepat.
Di fase akhir, Quiles mengambil alih pimpinan balapan dari Almansa pada putaran ke-12. Namun, Almansa kembali memimpin di tikungan terakhir sebelum bendera finis dikibarkan, sementara Quiles tetap mengamankan posisi kedua dan Danish bertahan di urutan ketiga.
Source: otomotif.kompas.com






