Vega Darwanti dan dua saudaranya memilih merawat ibunda mereka sendiri selama hampir dua bulan tanpa bantuan perawat medis maupun suster. Keputusan itu menjadi bentuk bakti terakhir kepada RA Dian Arunda Dewanthy, yang wafat pada Senin (13/7/2026) dini hari di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur.
Pilihan keluarga tersebut muncul dari penghormatan terhadap kebiasaan sang ibu semasa hidup. Menurut Vega, ibundanya adalah sosok yang membesarkan anak-anak tanpa bantuan pengasuh, sehingga ketika sakit pun keluarga ingin tetap berada di sisi sang ibu sepenuhnya.
Merawat sendiri dari pagi hingga malam
Vega menjelaskan bahwa semua kebutuhan harian ibundanya ditangani langsung oleh anak-anaknya. Perawatan itu mencakup hal-hal paling mendasar, mulai dari memandikan, menyuapi, hingga membersihkan kotoran.
Presenter berusia 39 tahun itu menyebut mereka bergantian menjaga sang ibu agar tetap mendapat perhatian yang dibutuhkan. Bahkan pada malam sebelumnya, ia masih sempat menyiapkan makan malam untuk sang ibu pada pukul 7 malam dan meracik makanannya sendiri.
“Mama itu tipikal ibu yang urus anak sendiri, gak pernah pakai babysitter. Makanya pas Mama sakit, kami anak-anaknya gak mau panggil perawat, kami pengen sendiri sebagai bakti terakhir kami,” kata Vega Darwanti di rumah duka kawasan Jakarta Timur.
Peran keluarga dalam masa sakit
Selama masa perawatan di rumah, ketiga saudara itu bergantian memastikan sang ibunda tidak kekurangan perhatian. Cara tersebut dipilih bukan sekadar karena alasan praktis, melainkan sebagai wujud kedekatan keluarga dalam mendampingi orang tua pada masa paling sulit.
Bagi Vega dan saudara-saudaranya, mendampingi RA Dian Arunda Dewanthy secara langsung merupakan cara paling tulus untuk menghormati sosok yang telah membesarkan mereka dengan kasih sayang. Karena itu, mereka memilih tidak memakai suster hingga akhir hayat sang ibu.
Data Singkat
| Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Sosok | Vega Darwanti |
| Nama ibunda | RA Dian Arunda Dewanthy |
| Waktu wafat | Senin (13/7/2026) dini hari |
| Lokasi | Jatinegara, Jakarta Timur |
| Lama perawatan tanpa suster | Hampir dua bulan |
| Usia Vega | 39 tahun |
Cerita perawatan itu menambah sisi manusiawi di tengah kabar duka yang diterima keluarga. Di rumah duka kawasan Jakarta Timur, Vega mengenang keputusan bersama saudara-saudaranya untuk merawat ibunda dengan tangan mereka sendiri sampai akhir.
