Telepathic Instruments membuat Orchid melangkah lebih jauh dari sekadar perangkat pembuat progresi akor. Melalui Clear Orchid: Arctic, perusahaan itu merilis versi transparan terbatas dari chord generator tersebut dengan jumlah hanya 3.000 unit di seluruh dunia.
Di saat yang sama, langkah itu tidak berdiri sendiri. Telepathic juga membuka akses penuh untuk Pistil, plugin pendamping yang membawa mesin suara Orchid ke dalam DAW di Mac dan Windows.
Dari alat bantu ke objek koleksi
Perubahan paling mencolok dari Clear Orchid: Arctic ada pada tampilannya. Bodinya dibuat transparan, sehingga Orchid terasa lebih dekat ke barang koleksi daripada sekadar alat musik elektronik biasa.
Kesan itu juga diperkuat oleh identitas Orchid yang memang sudah punya ciri kuat sejak awal. Varian original kembali hadir bersama case oranye, membuat karakter visual perangkat ini tetap mudah dikenali.
Mesin akor yang lahir dari kebutuhan pribadi
Orchid berangkat dari ide Kevin Parker yang sudah ia pikirkan lebih dari satu dekade untuk membantu proses penulisan lagunya sendiri. Perangkat ini dirancang sebagai keyboard 12 nada yang memudahkan pengguna membentuk progresi akor saat komposisi.
Di dalam bodinya, Orchid memuat patent-pending chord voicing engine, tiga emulator synthesizer, MIDI out port, speaker bawaan, dan baterai isi ulang. Telepathic juga menambahkan mode Strum, Slop, Arpeggiator, Pattern, dan Harp agar permainan terasa lebih manusiawi.
Pistil memperluas fungsi Orchid ke software produksi
Jika hardware Orchid memberi pengalaman fisik yang khas, Pistil memperluas jangkauannya ke workflow digital. Plugin ini membungkus emulator synth milik Orchid ke format yang bisa dipakai langsung di dalam software produksi musik.
Pistil juga hadir dengan 10 suara baru. Untuk pemilik Orchid yang sudah membeli hardware lebih dulu, Telepathic menawarkan harga diskon.
Keberadaan versi software ini membuat karakter suara Orchid tidak lagi bergantung penuh pada perangkat fisik. Bagi produser musik, hal itu membuka jalan agar sound Orchid lebih mudah masuk ke dalam rutinitas kerja harian.
Perangkat yang makin mendapat tempat
Dalam waktu sedikit lebih dari setahun, Orchid disebut telah terjual sekitar 12.000 unit di 60 negara. Perangkat ini juga masuk daftar Best Inventions 2025 versi TIME dan mulai hadir di lingkungan rekaman bereputasi tinggi seperti Abbey Road Studios di London.
Jejak pemakaiannya juga meluas ke proyek milik Kid Cudi, Diplo, dan Gracie Abrams. Rangkaian itu menunjukkan bahwa perangkat yang awalnya dibuat untuk kebutuhan pribadi Parker kini sudah dipakai di ruang kerja musisi dengan cakupan yang jauh lebih luas.
Peluncuran dibuat semakin teatrikal
Bersamaan dengan perilisan Clear Orchid: Arctic, Telepathic merilis film pendek berjudul TeleVision. Film itu menempatkan Orchid sebagai alat sekaligus objek budaya, dengan karakter fiksi Darlene LeClair yang digambarkan sebagai “musical medium”.
Melalui film tersebut, inspirasi disalurkan lewat hotline psikis bergaya televisi akses publik. Josh Homme tampil sebagai narator, sementara “testimoni” datang dari Lewis Capaldi, Janelle Monáe, hingga Fred Durst.
Telepathic kemudian membawa konsep itu dari instalasi di Flower Shop, Paris, ke London. Di sana, pengguna bisa mencoba perangkat, mendengar karya yang masih dikerjakan, dan menyaksikan penampilan langsung dari dekat.
Clear Orchid: Arctic dan Orchid standar akan dijual eksklusif lewat situs Telepathic. Akses waitlist dibuka pada May 11 sebelum rilis yang lebih luas, sementara Tame Impala juga sedang menutup tur Eropa musim semi sebelum melanjutkan jadwal besar di Amerika Utara pada July 6-7 di Miami.
