Dua skuter premium asal Italia ini sama-sama masuk ke kelas besar, tetapi karakter yang mereka bawa justru berseberangan. Italjet Dragster 300 tampil ekstrem dan agresif, sedangkan Vespa GTS SuperTech 310 mengutamakan kenyamanan, kemewahan, dan kemudahan penggunaan harian.
Perbedaan itu paling mudah terlihat dari arah pengembangannya. Dragster 300 dirancang untuk memberi sensasi berkendara yang berbeda dari skutik pada umumnya, sementara GTS SuperTech 310 justru menyasar pengendara yang ingin mobilitas halus dengan teknologi modern.
Italjet Dragster 300, desain radikal dengan handling unik
Italjet Dragster 300 mengandalkan mesin satu silinder 278cc berpendingin cairan dengan tenaga sekitar 23,8 hp dan torsi 26 Nm. Karakternya responsif, dengan akselerasi yang terasa agresif untuk ukuran skuter, terutama saat dipakai di perkotaan atau jalan berkelok.
Daya tarik utamanya ada pada tampilan. Rangka tubular trellis yang terekspos, bodi minimalis, dan suspensi depan Independent Steering System membuat Dragster terlihat lebih dekat ke motor konsep daripada skuter konvensional.
Posisi berkendaranya juga dibuat lebih sporty. Suspensi depan tanpa garpu teleskopik konvensional memberi rasa handling yang berbeda, terutama saat pengereman keras dan ketika masuk tikungan dengan kecepatan tinggi.
Untuk kelengkapan, Dragster sudah dibekali pencahayaan full LED, panel instrumen layar TFT, ABS, traction control, serta komponen premium yang memperkuat citra eksklusifnya.
Vespa GTS SuperTech 310, lebih matang dan lebih nyaman
Di sisi lain, Vespa GTS SuperTech 310 membawa mesin HPE satu silinder 310cc berpendingin cairan dengan tenaga 25 hp dan torsi 28,9 Nm. Mesin ini menawarkan performa yang lebih kuat dibanding generasi GTS sebelumnya, namun tetap mempertahankan karakter halus khas Vespa.
Identitas visualnya tetap setia pada garis desain Vespa. Bodinya memakai monokok baja, lampu bulat klasik, dan bentuk yang elegan, sehingga tampil lebih mewah dan berkelas.
Karakter berkendaranya diarahkan pada kenyamanan dan stabilitas. Jok yang luas, posisi duduk santai, dan perlindungan angin yang baik membuatnya cocok untuk penggunaan harian maupun touring jarak menengah.
Sebagai varian tertinggi keluarga GTS, SuperTech juga membawa panel instrumen TFT berwarna, konektivitas Vespa MIA, keyless system, traction control ASR, ABS dua kanal, dan sejumlah fitur premium lain. Paket ini membuatnya terasa lengkap bagi pengguna yang mencari skuter modern tanpa meninggalkan citra klasik.
Angka-angka yang membedakan keduanya
Secara teknis, Dragster 300 dan GTS SuperTech 310 punya pendekatan yang sangat berbeda. Dragster hadir lebih ringan dengan bobot 128 kg, tangki 11 liter, dan tinggi jok 770 mm, sehingga terasa ringkas dan lincah saat dipakai agresif.
Vespa GTS SuperTech 310 justru tampil lebih dewasa dengan bobot 163 kg, tinggi jok 790 mm, dan kapasitas tangki 8,5 liter. Bobot yang lebih besar itu diimbangi dengan pendekatan berkendara yang lebih santai serta fitur konektivitas yang lebih relevan untuk kebutuhan harian.
| Model | Mesin | Tenaga | Torsi | Bobot |
|---|---|---|---|---|
| Italjet Dragster 300 | 278cc | 23,8 hp | 26 Nm | 128 kg |
| Vespa GTS SuperTech 310 | 310cc | 25 hp | 28,9 Nm | 163 kg |
Dari sisi harga, Italjet Dragster 300 dipasarkan mulai 6.999 Euro atau sekitar Rp 144,2 jutaan. Vespa GTS SuperTech 310 dibanderol 7.750 Euro atau sekitar Rp 159,6 jutaan.
Perbandingan ini menunjukkan bahwa keduanya tidak berjalan di jalur yang sama. Italjet Dragster 300 memilih pendekatan skuter sport yang radikal, sedangkan Vespa GTS SuperTech 310 mempertahankan aura ikonik sambil membawa teknologi dan performa yang lebih matang.
Source: ridertua.com






