Biaya persalinan anak Vicky Prasetyo dan Fangfang dipastikan bukan keputusan sepihak dari luar, melainkan pilihan yang diambil untuk kenyamanan proses kelahiran. Pihak Vicky menegaskan bahwa opsi Rp 50 juta dipilih agar Fangfang bisa melahirkan dengan tenang dan bayi lahir selamat serta sehat.
Kuasa hukum Vicky Prasetyo, Sunan Kalijaga, menyampaikan bahwa kliennya tetap bertanggung jawab penuh atas nafkah istri dan biaya kelahiran anak mereka. Dalam penjelasan yang dikutip dari kanal Reyben Entertainment dan diberitakan oleh beritasatu.com, Sunan menyebut Vicky masih menanggung kebutuhan Fangfang sampai persalinan tiba.
Kesepakatan Lokasi Persalinan di Semarang
Selain soal biaya, lokasi persalinan juga telah dibicarakan sebelumnya. Kelahiran anak Vicky dan Fangfang disebut akan dilakukan di rumah sakit yang berada di Semarang, sesuai kesepakatan keduanya.
Menurut Sunan, pembahasan soal anak yang akan lahir di Semarang menjadi dasar kesepahaman antara Vicky dan Fangfang. Hingga kini, Vicky disebut tetap memberikan nafkah dan siap menanggung kebutuhan istri sirinya sampai proses persalinan berlangsung.
Dua Opsi Administrasi Rumah Sakit
Sunan menjelaskan bahwa rumah sakit menyediakan dua pilihan administrasi, yakni Rp 25 juta dan Rp 50 juta. Dari dua opsi itu, Vicky memilih paket Rp 50 juta demi memastikan kenyamanan Fangfang selama melahirkan.
| Opsi Administrasi | Nilai | Keterangan |
|---|---|---|
| Opsi 1 | Rp 25 juta | Salah satu pilihan administrasi rumah sakit |
| Opsi 2 | Rp 50 juta | Dipilih Vicky untuk kenyamanan persalinan |
Pilihan itu sekaligus menjadi jawaban atas kabar yang sempat memunculkan kesan seolah Fangfang ditelantarkan saat hamil tua. Pihak Vicky menegaskan bahwa kebutuhan istri sirinya tetap dipenuhi dan biaya lahiran sudah disiapkan berdasarkan keputusan bersama.
Nafkah Bulanan Tidak Memiliki Angka Tetap
Di luar biaya persalinan, Sunan juga menjelaskan bahwa nafkah bulanan untuk Fangfang tidak disepakati dalam nominal yang tetap. Besarannya disebut harus menyesuaikan kebutuhan dan kemampuan Vicky sebagai pencari nafkah.
Sunan menyebut biaya yang mungkin muncul bisa berada di kisaran Rp 500.000 hingga Rp 2,5 juta. Ia menegaskan tidak ada kesepakatan nafkah bulanan yang mencapai ratusan juta, dan hal itu disebut sebagai bentuk tanggung jawab Vicky dalam menjalankan perannya sebagai suami.
Dengan penjelasan tersebut, pihak Vicky ingin menempatkan isu biaya lahiran dalam konteks yang lebih jelas. Fokus utama mereka bukan pada nominal semata, melainkan pada kepastian bahwa proses persalinan Fangfang berlangsung nyaman, aman, dan sesuai kesepakatan yang sudah dibicarakan.
Source: www.beritasatu.com






