Vivo menyiapkan headphone over-ear nirkabel perdananya dengan fitur yang langsung menonjol: koneksi multipoint ke tiga perangkat sekaligus. Artinya, satu headphone bisa dipakai bergantian untuk ponsel, tablet, dan laptop tanpa harus melakukan pairing ulang setiap kali berpindah perangkat.
Kemampuan itu membuat perangkat ini terasa relevan untuk pengguna yang aktif bekerja, belajar, dan berpindah tempat. Vivo tampaknya ingin membawa headphone ini keluar dari fungsi sekadar pemutar musik, lalu menjadikannya perangkat audio yang lebih praktis untuk rutinitas harian.
Vivo juga menegaskan kompatibilitasnya dengan banyak platform. Headphone ini disebut bisa tersambung ke Android, iOS, Windows, dan macOS, sehingga pengguna tidak dibatasi pada satu ekosistem saja.
Arah produk baru Vivo di lini audio
Kehadiran headphone ini menandai langkah baru Vivo di luar kategori earbuds true wireless stereo atau TWS. Sebelumnya, perusahaan sudah lebih dulu memiliki beberapa produk audio seperti TWS 2, TWS 3e, dan TWS 5i.
Dengan masuk ke kelas over-ear, Vivo memperluas pilihan perangkat audionya ke segmen yang biasanya lebih mengutamakan kenyamanan pemakaian jangka panjang. Sasaran utamanya terlihat jelas: pengguna yang membutuhkan fleksibilitas tinggi saat berpindah antarperangkat.
Desain sederhana, dibuat untuk pemakaian lama
Dari teaser resmi yang beredar, Vivo memilih pendekatan desain minimalis. Headphone ini memakai headband sederhana, earcup besar, dan bantalan empuk agar nyaman dipakai lebih lama.
Bobotnya disebut sekitar 238 gram, angka yang cukup ringan untuk kategori headphone over-ear. Vivo juga menyiapkan dua pilihan warna, yaitu Cloud White dan Breeze Purple.
Spesifikasi audio yang disiapkan Vivo
Untuk urusan suara, Vivo membekali perangkat ini dengan driver dinamis 40 mm. Ukuran driver seperti ini umumnya mendukung karakter suara yang lebih penuh pada headphone over-ear.
Selain itu, headphone ini sudah dilengkapi active noise cancellation atau ANC. Fitur tersebut berguna untuk meredam kebisingan sekitar, terutama saat dipakai di ruang ramai, ketika belajar, atau saat bepergian.
Vivo juga menyertakan audio spasial 360 derajat dan Hi-Res Audio. Kombinasi ini menunjukkan bahwa perangkat tersebut tidak hanya diposisikan sebagai aksesori pelengkap, tetapi sebagai headphone nirkabel dengan fokus audio yang serius.
Masih ada detail yang belum dibuka
Sejumlah informasi penting tentang perangkat ini belum diumumkan, termasuk daya tahan baterai, kecepatan pengisian daya, dan fitur lain yang mungkin ikut hadir. Harga resminya juga masih belum dipublikasikan.
Spesifikasi lengkap beserta banderolnya disebut akan diperkenalkan dalam waktu dekat. Headphone ini dikabarkan akan diumumkan di China bersamaan dengan peluncuran seri ponsel Vivo S60 dan earbuds TWS 5e terbaru pada Jumat (29/5/2026).
Jika seluruh detail yang belum dibuka itu sesuai harapan, headphone over-ear pertama Vivo berpotensi menjadi pelengkap penting di lini audio perusahaan. Fokus pada koneksi lintas perangkat membuatnya tampil sebagai perangkat yang memang disiapkan untuk mobilitas dan penggunaan harian.
Source: tekno.kompas.com






