Vivo X300 Ultra Hadir dengan Lensa 35mm dan 85mm, Rival Serius Kamera Profesional

Author: Redaksi Android62

Vivo X300 Ultra tampil dengan pendekatan kamera yang tidak lazim di kelas flagship. Ponsel ini mengandalkan lensa utama 35mm, telefoto 85mm, dan ultrawide 14mm yang disusun untuk mendekati karakter pemotretan kamera profesional.

Fokus utamanya terlihat jelas pada modul kamera belakang yang dibuat tidak sekadar mengejar angka megapiksel. Vivo menempatkan pengalaman memotret sebagai prioritas, terutama bagi pengguna yang peduli pada sudut pandang, pemisahan subjek, dan konsistensi hasil foto di berbagai kondisi.

Strategi Kamera yang Berbeda

Kamera utama Vivo X300 Ultra memakai lensa 35mm f/1.9 dengan sensor besar 1/1.2 inci. Focal length ini dikenal memberi sudut pandang yang lebih natural, sehingga hasil foto terasa lebih dekat dengan karakter lensa kamera profesional.

Bukaan lebar pada kamera utama juga membantu menghadirkan efek kedalaman yang lebih alami. Hal ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang menginginkan bokeh, tetapi tidak ingin hasilnya terlihat berlebihan.

Vivo juga memberikan ruang fleksibilitas lewat kemampuan zoom digital hingga sekitar 50mm dari kamera utama. Dalam praktiknya, pengguna masih bisa memotret dengan jarak pandang lebih rapat tanpa segera berpindah ke lensa lain.

Telefoto 85mm untuk Portrait

Untuk kebutuhan portrait, Vivo menyematkan lensa telefoto 85mm dengan sensor 1/1.4 inci dan aperture f/2.7. Kombinasi ini dirancang agar subjek terpisah lebih tegas dari latar belakang dan menghasilkan tampilan yang lebih dramatis.

Lensa 85mm tersebut membuat Vivo X300 Ultra terasa lebih serius di area portrait dibanding pendekatan zoom biasa pada banyak smartphone. Karakter focal length ini juga lebih akrab bagi pengguna yang terbiasa dengan gaya pemotretan kamera profesional.

Ultrawide Besar yang Tidak Sekadar Pelengkap

Di sisi lain, kamera ultrawide 14mm pada perangkat ini memakai sensor 1/1.28 inci dengan aperture f/2. Ukuran sensor yang besar untuk kamera ultrawide menjadi pembeda penting, karena sektor ini kerap mendapat spesifikasi lebih rendah pada banyak flagship lain.

Dengan sudut pandang luas, lensa 14mm ditujukan untuk panorama alam, gedung bertingkat, dan foto malam hari. Vivo menempatkannya sebagai bagian penting dari sistem kamera, bukan hanya kamera tambahan.

Kolaborasi Zeiss dan Mode Street Photography

Di sektor pemrosesan warna, Vivo melanjutkan kolaborasinya dengan Zeiss. Kerja sama ini menghadirkan beberapa profil warna yang bisa dipilih sesuai karakter gambar yang diinginkan pengguna.

Mode “Jelas” menawarkan warna cerah dengan kontras tinggi. Mode “Alami” diarahkan untuk hasil yang lebih realistis, sementara mode “Halus” memberi tampilan warna yang lebih lembut dan nyaman dilihat.

Vivo juga memperkuat mode street photography pada X300 Ultra. Pengguna dapat memilih focal length dalam satuan milimeter, pendekatan yang terasa lebih dekat dengan cara kerja kamera profesional.

Fitur itu dilengkapi simulasi film yang menghadirkan nuansa warna klasik hingga sinematik. Bagi penggemar street photography, kombinasi lensa 35mm, pilihan focal length, dan karakter warna ini menjadi daya tarik tersendiri.

Teleconverter hingga 400mm

Vivo tidak berhenti pada tiga focal length utama. Perusahaan ini juga menyediakan aksesori telefoto eksternal berupa teleconverter 4.7x generasi terbaru.

Aksesori tersebut dapat memperpanjang focal length hingga setara 400mm. Dengan jangkauan itu, Vivo X300 Ultra bisa dipakai memotret objek jarak jauh seperti satwa liar atau pertandingan olahraga dengan detail yang lebih baik.

Ketika dipadukan dengan shooting grip, pengalaman pengguna disebut menjadi lebih dekat ke penggunaan kamera profesional. Kehadiran aksesori ini membuat ekosistem fotografi pada ponsel tersebut terasa lebih serius.

Kamera Depan dan Catatan Penggunaan

Kamera depan Vivo X300 Ultra dibekali sensor selfie 50MP dengan sudut pandang sekitar 24mm untuk kebutuhan foto dan video. Hasil selfie disebut mampu menampilkan detail wajah yang tajam.

Meski begitu, ada catatan pada proses pemakaian. Pemrosesan foto disebut sedikit lebih lama, dan hasil portrait terkadang terlalu agresif dalam mempercantik wajah.

Di luar itu, Vivo X300 Ultra tetap menonjol sebagai smartphone flagship dengan arah pengembangan kamera yang jelas. Kombinasi lensa 14mm, 35mm, dan 85mm, ditambah teleconverter dan warna dari Zeiss, menunjukkan fokus kuat pada fotografi mobile yang serius.

Vivo X300 Ultra resmi tersedia di Indonesia mulai 12 Mei. Penjualannya dilakukan melalui toko resmi Vivo dan berbagai mitra penjualan resmi di seluruh Indonesia.

Berita Terbaru