Vivo X500 Pro mulai menarik perhatian karena membawa kombinasi kamera yang jarang ditemui pada ponsel ringkas. Bocoran menyebut perangkat ini akan memakai sensor utama berteknologi LOFIC dan kamera periskop 85mm, dua elemen yang membuat fokus utamanya tampak jelas sejak awal.
Di tengah tren flagship yang makin besar, pendekatan itu terasa berbeda. X500 Pro disebut tetap hadir dengan bodi yang kompak, tetapi membawa perangkat keras kamera yang diarahkan ke kelas premium.
Kamera menjadi pusat perhatian
Informasi yang beredar menyebut kamera utama Vivo X500 Pro beresolusi 50 megapiksel dengan sensor besar 1/1,28 inci. Sensor ini dikabarkan mendukung teknologi LOFIC, yakni Lateral Overflow Integration Capacitor, yang dirancang untuk membantu menjaga detail pada area terang dan memperluas dynamic range.
Jika bocoran itu akurat, hasilnya akan terasa saat memotret adegan dengan kontras tinggi. Area yang terlalu terang berpotensi tetap menyisakan detail, sehingga foto tampak lebih seimbang di kondisi pencahayaan yang menantang.
Di belakangnya, Vivo juga disebut menyiapkan kamera ultra-wide 50 megapiksel. Sensor pada modul ini dikabarkan lebih kecil dibanding kamera utamanya, tetapi tetap memberi dukungan untuk kebutuhan pemotretan sudut lebar.
Perhatian terbesar justru mengarah ke kamera telefoto periskop. Vivo X500 Pro disebut membawa sensor 64 megapiksel dengan lensa setara 85mm, konfigurasi yang sangat dekat dengan kebutuhan foto potret.
Lensa 85mm itu juga disebut mendukung fotografi makro. Artinya, modul telefoto ini tidak hanya ditujukan untuk zoom dan portrait, tetapi juga untuk pengambilan gambar jarak dekat.
Strategi yang mengarah ke perangkat ringkas
Di bagian depan, Vivo X500 Pro dikabarkan memakai layar 6,37 inci. Ukuran tersebut menempatkannya dalam kategori compact flagship, sebuah pendekatan yang tetap mempertahankan kenyamanan penggunaan satu tangan.
Tipster Digital Chat Station yang membagikan bocoran ini melalui Weibo juga menyebut bahwa X500 Pro akan berada di antara model standar dan varian Pro Max dalam lini X500. Dengan posisi seperti itu, perangkat ini tampaknya disiapkan sebagai titik tengah yang seimbang antara ukuran dan kemampuan.
Masih dari sumber yang sama, Vivo X500 Pro disebut akan ditenagai chipset MediaTek Dimensity 9600 Pro yang belum diumumkan. Chip kelas flagship itu dikabarkan dibangun dengan proses manufaktur 2nm.
Seluruh model Pro disebut memakai lensa yang sama
Dalam balasan terhadap komentar pengguna, Digital Chat Station menambahkan bahwa semua model Vivo X500 Pro series akan memakai lensa periskop 85mm. Pernyataan itu memberi petunjuk bahwa Vivo kemungkinan ingin menjadikan lensa tersebut sebagai identitas kamera utama di lini Pro.
Pendekatan itu juga mengisyaratkan arah yang konsisten untuk varian atas X500. Pembeda antarvarian kemungkinan akan lebih banyak muncul dari sensor, pemrosesan gambar, atau fitur pendukung lain.
Bocoran sebelumnya mengenai Vivo X500 standar dan X500 Pro Max juga memberi konteks tambahan untuk lini ini. Model standar disebut akan membawa layar 6,59 inci dan baterai berkapasitas lebih besar dari atau setidaknya setara 7.500mAh.
Varian standar itu juga dikabarkan memakai kamera utama 50 megapiksel dengan sensor 1/1,28 inci. Sementara itu, X500 Pro Max disebut akan menggunakan layar dari BOE, membawa baterai yang lebih besar, serta hadir dengan hardware imaging yang lebih ditingkatkan dan jeroan kelas flagship.
Dengan susunan seperti itu, X500 Pro terlihat diposisikan sebagai model yang mengutamakan keseimbangan. Ukurannya tidak sebesar varian tertinggi, tetapi sistem kameranya tetap diarahkan untuk bersaing di kelas premium.
Seluruh detail ini masih berada pada tahap bocoran dan belum dikonfirmasi resmi oleh Vivo. Namun, kombinasi sensor LOFIC, kamera utama 50 megapiksel, dan periskop 85mm sudah cukup membuat Vivo X500 Pro menjadi salah satu model yang paling menarik dalam lini X500.
Source: www.gadgets360.com






