Volkswagen ID. Era S5 mencuri perhatian bukan hanya karena statusnya sebagai sedan plug-in hybrid, tetapi juga karena klaim jarak tempuh gabungan yang disebut tembus lebih dari 2.000 kilometer. Angka itu menempatkan model ini sebagai salah satu tawaran elektrifikasi paling agresif yang disiapkan Volkswagen untuk pasar China.
Di sisi lain, mobil ini justru tampil dengan pendekatan kabin yang sangat sederhana. Volkswagen memilih tata letak minimalis, namun tetap memberi ruang untuk detail praktis dan teknologi yang diarahkan agar mobil terasa modern sekaligus fungsional.
Jarak tempuh listrik dan efisiensi menjadi nilai utama
Panel instrumen pada ID. Era S5 menampilkan jarak tempuh listrik murni hingga 160 kilometer berdasarkan standar pengujian CLTC. Saat baterai habis, konsumsi bahan bakarnya diklaim hanya 2,82 liter per 100 kilometer.
Dalam kombinasi baterai penuh dan mesin bensin, Volkswagen menyebut sedan ini mampu menempuh jarak gabungan lebih dari 2.000 kilometer. Klaim tersebut menjadi daya tarik paling kuat karena langsung menempatkan mobil ini pada level efisiensi yang sulit diabaikan.
Sistem penggeraknya mengandalkan mesin bensin 1.5 liter yang dipadukan dengan motor listrik. Mesin pembakaran internalnya menghasilkan tenaga 80 kW atau sekitar 107 hp, sedangkan motor listriknya menghasilkan 130 kW atau setara 174 hp.
Kabin sederhana dengan sejumlah detail praktis
Masuk ke bagian interior, Volkswagen menampilkan dasbor sederhana dengan gaya modern khas mobil elektrifikasi. Layar sentuh besar bergaya floating screen dipasang sebagai pusat pengoperasian infotainment.
Setir menggunakan desain dua palang berbentuk double-D yang memberi kesan futuristis. Tuas transmisi dipindahkan ke kolom kemudi agar konsol tengah terasa lebih lapang dan terbuka.
Di balik kemudi, tersedia panel instrumen digital LCD berukuran ringkas. Konsol tengah memuat wireless charging pad, tombol lampu hazard, dua cup holder, serta kompartemen penyimpanan tersembunyi.
Volkswagen juga menyiapkan dua tema interior, yakni warna terang dan gelap. Nuansa premium diperkuat ambient lighting yang memanjang dari panel pintu hingga dasbor.
Yang ikut menarik perhatian, sistem pembukaan pintu dibuat elektronik. Meski begitu, pabrikan tetap menyediakan mekanisme pembuka pintu darurat secara manual agar sesuai dengan regulasi keselamatan terbaru di China.
Ukuran sedan menengah dan fitur semi-otonom
Dari sisi dimensi, ID. Era S5 masuk kategori sedan menengah dengan panjang 4.836 mm, lebar 1.880 mm, tinggi 1.505 mm, dan wheelbase 2.766 mm. Ukurannya disebut 81 mm lebih pendek, 28 mm lebih lebar, dan 1 mm lebih rendah dibanding Volkswagen Passat B9 yang dipasarkan di Eropa.
Pada eksterior, mobil ini mengusung desain modern dengan gagang pintu semi-tersembunyi, lampu utama model split headlamp, dan active air intake untuk membantu efisiensi aerodinamika. Pendekatan itu membuat tampilannya tetap bersih tanpa meninggalkan kesan futuristis.
Volkswagen juga membekali model ini dengan fitur Navigate on Autopilot atau NOA. Fitur tersebut dapat digunakan di jalan perkotaan maupun jalan tol, sehingga memberi pengalaman berkendara semi-otonom yang lebih praktis bagi pengemudi.
Langkah baru dari keluarga ID. Era
Kehadiran ID. Era S5 menunjukkan kelanjutan strategi Volkswagen dan SAIC-Volkswagen dalam memperluas lini elektrifikasi di China. Model ini menjadi anggota kedua keluarga ID. Era setelah SUV EREV ID. Era 9X lebih dulu diperkenalkan.
ID. Era 9X sebelumnya dipasarkan dengan harga 309.800 hingga 359.800 yuan, atau sekitar Rp819 juta sampai Rp951 juta. Berdasarkan data China EV DataTracker, model itu membukukan penjualan 7.330 unit sepanjang April hingga Mei 2026.
Dengan kombinasi jarak tempuh panjang, kabin modern, dan fitur semi-otonom, ID. Era S5 diposisikan untuk memperkuat daya tarik keluarga ID. Era di pasar China. Model ini sekaligus menunjukkan arah baru Volkswagen dalam menghadirkan sedan elektrifikasi massal yang lebih efisien dan tetap relevan untuk kebutuhan harian.
Source: www.liputan6.com






