Volla Phone Plinius Hadir Dengan Ubuntu Touch Dan Baterai Modular Yang Mudah Diganti

Author: Redaksi Android62

Volla Phone Plinius langsung menonjol karena datang dengan dua hal yang jarang ditemukan di ponsel kelas menengah: baterai modular dan pilihan sistem operasi yang tidak biasa. Di saat banyak perangkat modern makin tertutup dan sulit diperbaiki, model ini justru mengambil arah yang lebih fleksibel.

Perangkat ini juga membawa identitas “Made in Germany” dan dipasarkan dengan harga mulai €598. Dengan kombinasi tersebut, Volla menempatkan Plinius sebagai opsi bagi pengguna yang mencari ponsel di luar pola arus utama.

Pilihan sistem operasi yang tidak umum

Salah satu pembeda paling jelas dari Plinius ada pada sistem operasinya. Volla menyediakan dua opsi, yaitu Volla OS berbasis Android dan Ubuntu Touch.

Kehadiran Ubuntu Touch membuat perangkat ini terasa berbeda di pasar ponsel kelas menengah. Opsi tersebut memberi alternatif bagi pengguna yang ingin keluar dari ekosistem Android standar.

Dua varian dengan konfigurasi berbeda

Volla Phone Plinius hadir dalam dua model. Varian standar dibekali RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB, dengan harga €598.

Di atasnya ada Plinius Plus yang dijadwalkan meluncur pada Juni 2026. Versi ini dibanderol €698, membawa RAM 12 GB dan penyimpanan 256 GB.

Baterai modular dan desain yang lebih mudah dimodifikasi

Daya tarik lain dari Plinius ada pada pendekatan modular, terutama untuk bagian baterai. Volla merancang perangkat ini agar lebih mudah dimodifikasi dibanding banyak ponsel modern yang dibuat tertutup.

Pada varian Plus, pendekatan modular itu dibuat lebih jauh lewat panel belakang yang lebih kokoh dan kehadiran pogo pins. Meski fungsi spesifik konektornya tidak dijelaskan lebih lanjut, detail tersebut mempertegas arah desain yang diusung lini Plinius.

Layar, performa, dan keamanan

Di bagian depan, Plinius memakai panel OLED 6,67 inci dengan resolusi 2.400 x 1.080 piksel. Layar ini juga mendukung refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan 1.000 nits.

Untuk keamanan, sensor sidik jari sudah terintegrasi di dalam layar. Sementara itu, sektor performanya mengandalkan MediaTek Dimensity 7300 yang dipasangkan dengan konfigurasi memori berbeda pada model standar dan model Plus.

Kamera untuk kebutuhan harian

Bagian belakang Plinius membawa kamera utama 64 MP dengan lensa f/1.79. Kamera tersebut ditemani kamera ultra-wide 8 MP dengan aperture f/2.2.

Susunan kamera ini tidak ditujukan untuk mengejar kelas fotografi tinggi. Namun, konfigurasi tersebut tetap cukup untuk kebutuhan pemotretan umum, apalagi didukung layar OLED yang menunjang pengalaman visual.

Distribusi masih terbatas

Meski menarik perhatian, akses terhadap Plinius belum terbuka luas. Saat ini, Volla hanya melayani pengiriman ke wilayah Eropa dan Inggris.

Pembatasan distribusi itu membuat ponsel ini belum mudah dijangkau konsumen di luar kawasan tersebut. Namun bagi pasar yang bisa membelinya, Plinius menawarkan kombinasi yang jarang ditemui dalam satu paket: desain modular, baterai yang bisa diganti, pilihan Ubuntu Touch, dan produksi resmi di Jerman.

Source: www.notebookcheck.net
Berita Terbaru