Waymo membatasi operasional robotaxi di jalan tol setelah 13 insiden membuat sejumlah kendaraan otonom masuk ke area konstruksi di Phoenix dan Bay Area. Langkah ini dilakukan sambil perusahaan memperbaiki perangkat lunak pada 3.871 armada yang terdampak.
Menurut penilaian NHTSA, kegagalan sistem tersebut berpotensi membuat kendaraan melaju kencang di zona penutupan jalan tol dan meningkatkan risiko kecelakaan. Karena itu, Waymo mengambil pembatasan secara sukarela sembari menyiapkan pembaruan untuk sistem kendali otomatisnya.
Insiden terjadi di dua wilayah
Waymo menyebut enam armadanya di Phoenix kedapatan melewati rambu penutupan jalan tol. Di Bay Area, tujuh armada lain disebut menerobos pembatas kerucut lalu lintas dan masuk ke lajur konstruksi aktif.
Perusahaan menjelaskan bahwa kendaraan kemungkinan salah memprioritaskan mitigasi bahaya lain atau gagal mengenali zona perbaikan jalan. Temuan itu menjadi dasar evaluasi ulang cara sistem membaca kondisi jalan di area kerja yang dinamis.
Recall sukarela mencakup 3.871 armada
Kebijakan penarikan kembali secara sukarela berlaku untuk 3.871 armada yang menggunakan sistem penggerak otomatis generasi kelima Waymo. Seluruh kendaraan tersebut berada di bawah kepemilikan internal, sehingga proses pemasangan perbaikan perangkat lunak dilakukan langsung oleh tim teknis perusahaan.
Waymo juga tengah mengembangkan pembaruan agar kendaraan dapat lebih mandiri mendeteksi dan menghindari area kerja serupa di masa depan. Upaya ini menjadi bagian dari penguatan standar keselamatan sambil mempertahankan operasi layanan robotaxi.
Layanan tetap berjalan di jalan arteri
Untuk sementara, layanan konsumen dialihkan sepenuhnya ke jalanan arteri perkotaan biasa. Waymo menyatakan masih terus melayani penumpang dengan aman di jalan permukaan di semua kota tempat perusahaan beroperasi.
Pembatasan tersebut memperlihatkan bahwa zona konstruksi jalan tol masih menjadi lingkungan yang menantang bagi sistem navigasi otomatis. Fokus Waymo kini tertuju pada perbaikan perangkat lunak agar kendaraan tidak lagi salah membaca area penutupan jalan dan pembatas proyek di jalur cepat.







