Samsung tampaknya sedang menguji arah baru untuk lini ponsel lipatnya lewat bocoran One UI 9. Perhatian terbesar justru mengarah ke model yang disebut Wide Fold, bukan Galaxy Z Fold 8 reguler, karena bentuknya terlihat jauh lebih lebar dan lebih pendek.
Perubahan itu langsung terasa pada proporsi layar cover. Jika selama ini seri Fold sering dikritik karena panel depan yang terlalu sempit, Wide Fold seolah mencoba menjawab keluhan tersebut dengan desain yang lebih mendekati ponsel biasa saat ditutup.
Wide Fold jadi pusat perhatian
Android Authority menemukan keberadaan Galaxy Z Fold 8 dan model lain dengan nama kode H8 dari aset perangkat lunak One UI 9. Dari temuan itu, H8 disebut sebagai Wide Fold dan tampil dengan perubahan fisik yang cukup mencolok.
Bagian depannya menunjukkan arah desain yang berbeda dari Fold generasi sebelumnya. Bodi yang lebih pendek dan lebih lebar membuat layar cover tidak lagi terlihat seperti bilah sempit memanjang.
Selama ini, Samsung memang sudah memberi penyempurnaan kecil lewat Z Fold 6 dan Z Fold 7. Namun, bocoran baru ini memberi kesan bahwa pendekatan Samsung kali ini jauh lebih berani.
Bagi pengguna Fold, perubahan tersebut penting karena menyentuh salah satu keluhan yang paling lama muncul dalam pemakaian harian. Saat perangkat ditutup, Wide Fold tampak berusaha memberi pengalaman yang lebih wajar dan tidak terlalu “lipat” dalam kesan pertama.
Sinyal perubahan dari sisi desain
Perhatian tidak berhenti di bagian depan. Housing kamera Wide Fold juga disebut mirip dengan desain Galaxy S25 Edge, sehingga makin menguatkan dugaan bahwa Samsung tengah mendorong identitas visual baru.
Sebelumnya, animasi yang muncul pada Februari juga sudah memberi petunjuk ke arah desain serupa. Jika digabungkan, dua petunjuk itu menunjukkan pola yang konsisten pada perangkat dengan bentuk lebih pendek dan lebih lebar.
Pendekatan ini bukan sekadar soal tampilan luar. Layar cover yang lebih proporsional berpotensi membuat perangkat terasa lebih nyaman saat dipakai dalam kondisi tertutup.
Itu menjadi poin penting karena ponsel lipat model buku biasanya dipuji saat dibuka, tetapi sering dianggap kurang praktis ketika digunakan seperti ponsel biasa. Wide Fold tampaknya hadir untuk mengurangi jarak itu.
Z Fold 8 reguler justru terlihat aman
Di sisi lain, Galaxy Z Fold 8 reguler mengambil jalur yang lebih konservatif. Aset One UI 9 menunjukkan model berkode Q8 itu tampak hampir sama dengan Galaxy Z Fold 7.
Kondisi ini membuat dua perangkat tersebut terlihat berjalan dengan karakter yang berbeda. Wide Fold menonjol lewat perubahan bentuk, sedangkan Z Fold 8 reguler belum memperlihatkan lompatan besar dari sisi luar.
Meski demikian, tampilan yang mirip tidak selalu berarti pembaruannya kecil. Bocoran sebelumnya menyebut Galaxy Z Fold 8 bisa membawa peningkatan yang paling dinanti pengguna, terutama di baterai dan pengisian daya.
Perangkat itu disebut akan memakai baterai 5.000mAh. Selain itu, dukungan pengisian kabel 45W juga disebut akan hadir, dan ini akan menjadi peningkatan besar untuk seri tersebut.
Jika informasi itu tepat, nilai jual Z Fold 8 bisa bergeser dari desain ke daya tahan pakai. Peningkatan seperti ini juga dianggap penting agar Samsung lebih siap bersaing dengan rival asal China dalam urusan baterai.
Arah strategi Samsung mulai terbaca
Dari bocoran ini, terlihat bahwa Samsung tampaknya tidak ingin menyamakan semua Fold dalam satu karakter desain. Satu model terlihat menjaga bentuk yang sudah dikenal, sementara model lain dijadikan ruang uji untuk formula baru.
Strategi seperti itu bisa membuka pembeda yang lebih jelas di pasar ponsel lipat. Pengguna yang menginginkan perangkat dengan rasa pakai lebih familiar saat tertutup mungkin justru akan melirik Wide Fold.
Untuk saat ini, semua sinyal itu masih bertumpu pada aset visual yang muncul di One UI 9. Namun, dari elemen perangkat lunak semacam ini, bentuk kedua perangkat mulai terlihat cukup jelas.
Samsung sendiri belum mengumumkan kedua model itu secara resmi. Peluncurannya disebut diperkirakan berlangsung pada Juli, mengikuti pola pertengahan tahun yang biasa dipakai Samsung untuk lini ponsel lipatnya.
Source: www.androidcentral.com





