Workstation AI Ringkas Lenovo Tiba Di Indonesia, Mampu Jalankan Model 200 Miliar Parameter

Author: Redaksi Android62

Lenovo ThinkStation PGX hadir di Indonesia dengan kemampuan komputasi AI hingga 1 PetaFlop atau setara 1000 TOPS. Dalam format desktop yang ringkas, workstation ini diarahkan untuk pengguna profesional yang membutuhkan tenaga besar tanpa harus bergantung pada perangkat berukuran besar.

Perangkat ini menargetkan AI developer, peneliti, ilmuwan data, mahasiswa, dan engineer. Lenovo menempatkannya sebagai bagian dari ekosistem solusi AI terintegrasi, sehingga fokusnya bukan hanya pada performa, tetapi juga pada alur kerja pengembangan yang lebih praktis.

Di balik bodinya yang ringkas, ThinkStation PGX memakai NVIDIA GB10 Grace Blackwell Superchip. Kombinasi ini disiapkan untuk menjalankan beban kerja AI generatif modern, termasuk model AI generatif hingga 200 miliar parameter.

Lenovo juga membekali workstation ini dengan memori sistem terpadu 128 GB. Kapasitas tersebut dirancang untuk mendukung prototyping, fine-tuning, dan inferensi model reasoning AI langsung dari desktop pengguna.

Agar pemrosesan data tetap stabil, ThinkStation PGX memiliki bandwidth memori sistem 273 GB/s. Lenovo menegaskan bahwa desain yang ringkas tidak mengurangi kemampuan perangkat saat menangani dataset besar dan proses analisis yang lebih responsif.

Skalabilitas untuk kebutuhan yang lebih besar

Untuk pengguna yang memerlukan kapasitas lebih tinggi, Lenovo menyiapkan opsi penggabungan dua unit ThinkStation PGX. Dengan skema ini, perangkat dapat menangani model AI hingga 405 miliar parameter.

Pendekatan tersebut memberi ruang bagi pengguna profesional untuk menyesuaikan kebutuhan komputasi seiring semakin kompleksnya pengembangan AI. Bagi perusahaan, opsi ini juga membantu mengurangi ketergantungan pada cloud atau server berskala besar.

Susianty Bong, SMB One Channel Lead Lenovo Indonesia, menyebut kolaborasi Lenovo dan NVIDIA bertujuan menghadirkan perangkat AI berkinerja tinggi dalam desain yang tetap efisien dan mudah diakses. Ia juga menegaskan kehadiran ThinkStation PGX mendukung komitmen Lenovo menghadirkan Smarter AI for All agar teknologi AI generatif dapat dimanfaatkan lebih luas di Indonesia.

Alur kerja dari desktop ke cloud

Nilai jual lain dari ThinkStation PGX terletak pada dukungan perangkat lunak AI yang sudah terintegrasi sejak awal. Unit ini membawa NVIDIA DGX OS dan NVIDIA AI software stack, termasuk framework populer seperti PyTorch dan Jupyter.

Bekal tersebut memudahkan pengguna mengembangkan, menguji, lalu menjalankan model AI dari desktop sebelum memindahkannya ke data center atau cloud. Lenovo menyebut proses itu dapat dilakukan tanpa perubahan kode tambahan, sehingga deployment menjadi lebih cepat dan praktis.

Pendekatan ini relevan untuk perusahaan maupun institusi yang membutuhkan fleksibilitas dalam pengembangan AI. Dengan alur kerja yang lebih mulus, tim dapat mempercepat eksperimen sekaligus menjaga konsistensi saat model masuk ke lingkungan produksi.

Konektivitas untuk transfer data besar

Untuk mendukung kebutuhan kerja AI yang intensif data, ThinkStation PGX dibekali empat port USB4 dengan kecepatan hingga 20Gb/s. Perangkat ini juga memiliki konektivitas 10 GbE LAN agar transfer data tetap cepat dan stabil.

Lenovo turut menyematkan dukungan NVIDIA ConnectX-7 supaya dua unit PGX bisa saling terhubung. Fitur ini memperkuat kemampuan skalabilitas komputasi AI sesuai kebutuhan pengguna profesional.

ThinkStation PGX kini sudah tersedia di Indonesia melalui Lenovo Official Store dan Authorized Store. Lenovo juga menawarkan opsi personalisasi konfigurasi sesuai kebutuhan pengguna, sehingga harga perangkat akan menyesuaikan spesifikasi yang dipilih.

Berita Terbaru