Wortel Tak Bisa Hilangkan Minus, Ini yang Sebenarnya Dibantu untuk Mata

Author: Redaksi Android62

Wortel sering dipuji sebagai makanan baik untuk mata, tetapi manfaat itu tidak berarti bisa menghilangkan mata minus. Dokter mata Ucok P. Pasaribu, SpM(K). menegaskan bahwa konsumsi wortel tidak dapat mengembalikan bentuk bola mata yang sudah memanjang pada kondisi minus.

Dengan kata lain, wortel tetap bermanfaat, tetapi bukan sebagai solusi untuk menurunkan ukuran minus. Kondisi mata minus terjadi karena bentuk bola mata lebih panjang dari normal, sehingga makan satu jenis makanan apa pun tidak akan membalikkan perubahan tersebut.

Apa yang benar-benar diberikan wortel

Nilai utama wortel ada pada kandungan beta-karoten dan lutein. Beta-karoten akan diubah tubuh menjadi vitamin A, yang penting untuk membantu produksi pigmen pada retina agar mata dapat beradaptasi terhadap perubahan cahaya.

Dokter mata Jill Koury, MD., seperti dikutip Duke Health, menjelaskan bahwa vitamin A dalam jumlah normal dan sesuai anjuran sangat penting untuk menjaga penglihatan yang baik. Kekurangan vitamin A juga dapat membuat konjungtiva, yaitu selaput tipis yang melapisi kelopak mata dan bola mata, menjadi kering dan berkerut.

Wortel kuning disebut memiliki lutein paling banyak, sementara wortel oranye lebih kaya beta-karoten. Lutein berperan membantu mencegah degenerasi makula terkait usia, sehingga manfaat wortel lebih tepat dipahami sebagai dukungan kesehatan mata, bukan obat untuk minus.

Mengapa minus tidak hilang hanya dengan pola makan

Ucok P. Pasaribu menyebut minus umumnya dipengaruhi faktor genetik dan kebiasaan penggunaan gawai sehari-hari. Penjelasan ini sejalan dengan informasi WebMD yang menyebut risiko mata minus lebih tinggi pada anak dari orang tua yang minus, serta pada orang yang lama bekerja dengan penglihatan dekat.

Aktivitas yang menuntut penglihatan jarak dekat dalam waktu lama, seperti membuat kerajinan tangan atau menyunting naskah, juga dapat ikut berkontribusi. Menatap layar terlalu lama pun dikaitkan dengan risiko yang lebih tinggi mengalami mata minus.

Karena itu, konsumsi wortel bisa menjadi bagian dari pola makan yang mendukung kesehatan mata, tetapi tidak cukup untuk menangani minus. Jika keluhan disebabkan oleh perubahan bentuk bola mata atau faktor kebiasaan melihat dekat, penanganannya tetap memerlukan pendekatan yang sesuai dengan penyebabnya.

Kebutuhan vitamin A harian yang dianjurkan

Mayo Clinic merekomendasikan asupan vitamin A harian 900 mcg untuk laki-laki dan 700 mcg untuk perempuan. Untuk ibu hamil, kebutuhannya 770 mcg, sedangkan ibu menyusui 1.300 mcg.

Kebutuhan itu bisa dipenuhi dari makanan nabati yang mengandung karotenoid dan beta-karoten, maupun makanan hewani yang kaya retinol. Beberapa pilihannya adalah susu, keju, telur, ikan berlemak, labu, ubi, blewah, mangga, brokoli, bayam, dan lobak hijau.

Wortel tetap layak dikonsumsi karena mendukung asupan nutrisi yang baik bagi mata. Namun, harapan untuk memperbaiki minus perlu ditempatkan secara realistis agar tidak keliru memahami fungsi makanan ini.

Source: www.beautynesia.id
Berita Terbaru