Wuling membuka peluang membawa Baojun Yep Plus ke Indonesia sebagai SUV listrik kompak bergaya boxy dengan banderol di China mulai sekitar Rp 202 juta. Jika rencana itu berlanjut, model ini bisa menjadi opsi baru bagi konsumen yang mengincar mobil listrik mungil dengan tampilan lebih gagah.
Peluang tersebut menarik perhatian karena pasar Indonesia memang sedang menyukai SUV bergaya kotak. Format seperti ini dinilai cocok untuk kebutuhan harian di kota, tetapi tetap memberi kesan tegas dan modern di jalan.
Desain yang disesuaikan dengan selera pasar
Direktur Pemasaran Wuling Motors, Ricky Christian, menyebut Baojun Yep sudah lama dipelajari untuk pasar Indonesia. Menurut dia, desainnya menjadi salah satu daya tarik utama karena tampil maskulin namun tetap ringkas.
Wuling juga menegaskan bahwa model global seperti ini sudah tersedia di dalam grup. Karena itu, Baojun Yep Plus dipandang sebagai salah satu kandidat produk yang dapat dipertimbangkan untuk pasar Indonesia pada masa mendatang.
Meski demikian, perusahaan belum mengumumkan waktu peluncuran maupun keputusan final soal kehadirannya. Artinya, status model ini masih berada pada tahap peluang, bukan pengumuman penjualan resmi.
Dimensi kecil, kabin tetap diperhitungkan
Secara ukuran, Baojun Yep Plus punya panjang 3.996 mm, lebar 1.760 mm, dan tinggi 1.726 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai 2.560 mm, menempatkannya di kelas SUV listrik kompak untuk penggunaan urban.
Proporsi tersebut membuat mobil ini tetap lincah dipakai di jalan perkotaan yang padat. Di saat yang sama, dimensinya disebut memberi kabin yang lebih lega dibanding micro EV seperti Wuling Air ev.
Untuk menunjang aktivitas harian, ground clearance-nya 150 mm. Mobil ini juga memiliki radius putar 5,35 meter, sehingga lebih mudah diajak bermanuver di area sempit atau saat parkir.
| Spesifikasi | Angka | Keterangan |
|---|---|---|
| Panjang | 3.996 mm | SUV listrik kompak |
| Lebar | 1.760 mm | Cocok untuk mobilitas perkotaan |
| Tinggi | 1.726 mm | Format boxy lima pintu |
| Jarak sumbu roda | 2.560 mm | Menunjang ruang kabin |
| Ground clearance | 150 mm | Cukup aman untuk jalan kota |
| Radius putar | 5,35 meter | Mudah bermanuver |
Performa listrik dan jarak tempuh
Di sektor penggerak, Baojun Yep Plus menggunakan motor listrik depan dengan tenaga 75 kW dan torsi 180 Nm. Karakter ini menunjukkan mobil tersebut tidak hanya mengandalkan desain, tetapi juga respons yang memadai untuk kebutuhan harian.
Sumber dayanya berasal dari baterai lithium iron phosphate atau LFP berkapasitas 41,9 kWh dari Guoxuan High-Tech. Dengan paket tersebut, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 401 km berdasarkan siklus CLTC.
Untuk pengisian daya, Baojun Yep Plus sudah mendukung fast charging. Pengisian dari 30 persen ke 80 persen disebut dapat selesai dalam sekitar 35 menit.
| Komponen | Spesifikasi | Catatan |
|---|---|---|
| Motor listrik | Depan, 75 kW | Tenaga untuk penggunaan harian |
| Torsi | 180 Nm | Respons instan khas mobil listrik |
| Baterai | LFP 41,9 kWh | Pasokan dari Guoxuan High-Tech |
| Jarak tempuh | 401 km | Berdasarkan siklus CLTC |
| Pengisian cepat | 30 persen ke 80 persen | Sekitar 35 menit |
Harga yang memancing minat
Di pasar China, Baojun Yep Plus dijual mulai 76.800 yuan hingga 105.800 yuan. Jika dikonversi sesuai informasi yang tersedia, rentangnya sekitar Rp 202 juta sampai Rp 279 juta.
Banderol tersebut membuatnya terasa relevan untuk konsumen yang mencari SUV listrik kompak dengan harga agresif. Apalagi, model ini datang dengan desain boxy yang sedang diminati dan ukuran yang masih ramah untuk penggunaan di kota.
Baojun sendiri merupakan bagian dari SAIC-GM-Wuling, induk Wuling di China. Di bawah merek itu, grup ini juga memasarkan sejumlah model lain seperti Cloud, Cirro S, dan Yep Plus.
Keterkaitan tersebut ikut membuka peluang lebih luas bagi pasar Indonesia, terlebih Cloud sudah lebih dulu masuk ke Tanah Air. Dari situ, Baojun Yep Plus kini berada di radar sebagai salah satu calon produk yang bisa menyusul kemudian.
Source: oto.detik.com






