Xbox Hentikan Copilot Di Konsol Dan Ponsel, Arah AI Baru Microsoft Mulai Berubah

Author: Redaksi Android62

Xbox menghentikan pengembangan Copilot di konsol dan mulai menurunkan versi mobile dari fitur AI tersebut. Keputusan itu menandai perubahan arah yang cukup tegas di divisi gaming Microsoft, setelah Copilot sempat diposisikan sebagai bagian penting dari masa depan Xbox.

Langkah ini datang di tengah penataan ulang internal yang juga diiringi pergantian pucuk pimpinan dari Phil Spencer pada Februari. CEO baru Xbox, Asha Sharma, mendorong perusahaan untuk bergerak lebih cepat, memperdalam hubungan dengan komunitas, dan memangkas hambatan bagi pemain maupun pengembang.

Sharma menyampaikan bahwa Xbox akan mulai menyingkirkan fitur yang tidak sejalan dengan arah baru perusahaan. Dalam pernyataannya di X, ia menegaskan bahwa Copilot di ponsel akan dihentikan dan pengembangan Copilot di konsol juga ditutup.

Keputusan tersebut membuat posisi Copilot berubah drastis. Fitur yang sebelumnya dipandang sebagai salah satu langkah besar Xbox dalam pemanfaatan AI kini justru masuk daftar inisiatif yang tidak lagi menjadi prioritas.

Dari asisten gaming ke proyek yang dipangkas

Copilot untuk Xbox awalnya dirancang sebagai lapisan AI untuk konsol dan aplikasi Xbox di ponsel. Ide utamanya adalah menghadirkan semacam pendamping permainan yang bisa memberi tips, informasi, dan rekomendasi game.

Sebelum keputusan penghentian ini, proyek tersebut masih terlihat berada di jalur perluasan. Pada Game Developers Conference di Maret, product manager Sonali Yadav mengatakan Gaming Copilot akan hadir di konsol generasi saat ini pada akhir tahun dan terus diperluas ke lebih banyak layanan tempat pemain bermain.

Perubahan arah yang begitu cepat membuat langkah penghentian ini terasa mencolok. Dari proyek yang baru saja didorong untuk meluas, Copilot kini justru dipangkas dari dua jalur utamanya sekaligus.

Arah baru Xbox makin jelas

Sharma juga mengatakan bahwa perusahaan telah mempromosikan pemimpin internal yang membantu membangun Xbox, sambil membawa suara baru untuk mendorong langkah ke depan. Pernyataan itu menunjukkan bahwa restrukturisasi tidak hanya menyentuh produk, tetapi juga cara kerja tim di dalam divisi gaming.

IGN sebelumnya melaporkan adanya perubahan kepemimpinan internal yang memindahkan empat anggota tim CoreAI Microsoft ke Xbox. Perpindahan itu memperlihatkan bahwa Microsoft sedang menata ulang fokus AI di area gaming, meski tidak semua inisiatif dipertahankan.

Sharma tidak merinci fitur lain yang ikut terdampak selain Copilot di mobile dan konsol. Namun, nada pernyataannya menunjukkan bahwa Xbox sedang menyaring lebih luas proyek-proyek yang dinilai tidak mendukung tujuan bisnis baru.

Dengan langkah ini, Microsoft tampak memilih jalur yang lebih ramping untuk Xbox. Fokusnya bergeser ke eksekusi yang lebih cepat, hubungan yang lebih dekat dengan komunitas, dan penyusunan ulang prioritas agar divisi gaming bergerak lebih lincah.

Berita Terbaru