XFORCE Hybrid Mengubah Rasa Berkendara, Lebih Senyap dan Mantap Menikung

Author: Redaksi Android62

Mitsubishi XFORCE Hybrid membawa perubahan karakter yang melampaui penambahan sistem elektrifikasi. SUV kompak ini dirancang terasa lebih senyap saat melaju dan lebih mantap ketika diajak berpindah arah.

Perubahan paling terasa muncul pada kecepatan rendah hingga menengah, ketika motor listrik lebih sering menggerakkan kendaraan. Mesin bensin tidak terus-menerus terdengar karena baru bekerja saat baterai memerlukan pengisian atau tenaga besar dibutuhkan.

Karakter Berkendara Lebih Dekat ke Mobil Listrik

Pengoperasian motor listrik yang lebih dominan membuat XFORCE Hybrid memberikan respons awal yang halus. Pengemudi dapat merasakan laju kendaraan tanpa gangguan suara mesin bensin yang menonjol saat akselerator diinjak perlahan.

Sistem hybrid generasi kedua Mitsubishi menempatkan motor listrik sebagai penggerak yang lebih sering digunakan ketika mobil mulai berjalan. Pendekatan tersebut membedakan karakter SUV ini dari XFORCE dengan mesin bensin.

Transisi kerja motor listrik dan mesin bensin berlangsung mulus dari balik kemudi. Karakter itu membuat pengalaman berkendara terasa lebih mendekati mobil listrik, terutama dalam kondisi lalu lintas dengan kecepatan rendah hingga sedang.

Suspensi Direvisi untuk Menjaga Stabilitas

Mitsubishi juga mengubah sektor kaki-kaki agar sejalan dengan karakter penggerak baru tersebut. Damper mendapat penyetelan ulang dengan perhatian khusus pada fase rebound untuk meningkatkan kualitas redaman.

Pusat gravitasi kendaraan turut dibuat lebih rendah guna membantu stabilitas saat bermanuver. Hasilnya, mobil ditujukan tetap percaya diri ketika berpindah arah tanpa mengurangi kemampuan suspensi menyerap kondisi permukaan jalan.

Dalam pengujian yang dilaporkan oto.detik.com di Mitsubishi Motors Training Center, Cibitung, Jawa Barat, perubahan itu terasa ketika kecepatan kendaraan meningkat. XFORCE Hybrid tetap memberikan rasa mantap saat melaju dan diajak bermanuver.

Torsi Motor Listrik Membantu di Medan Curam

Karakter penggerak dan pengendalian tersebut turut diuji pada lintasan dengan kemiringan berbeda. Torsi instan motor listrik menjadi salah satu faktor yang mendukung kemampuan kendaraan saat memulai gerak di jalan menanjak.

Situasi Kondisi Lintasan Respons Kendaraan
Tanjakan Kemiringan sekitar 33 persen Menanjak tanpa kesulitan berkat torsi instan motor listrik
Turunan Kemiringan hingga 55 persen Mode B membantu deselerasi dan mengontrol laju

Pada tanjakan sekitar 33 persen, kendaraan dapat melaju tanpa pengemudi perlu menekan pedal gas terlalu dalam. Dorongan awal dari motor listrik membantu mobil bergerak stabil ketika menghadapi permukaan yang menanjak.

Saat menuruni lintasan dengan kemiringan hingga 55 persen, pengemudi dapat memakai Mode B untuk memperbesar efek deselerasi. Penggunaan mode ini membantu mengendalikan laju kendaraan tanpa terlalu sering menginjak pedal rem.

Kemampuan tersebut didukung Dual Transaxle yang menggunakan dua rasio gigi, yakni low gear dan high gear. Sistem ini membantu motor listrik bekerja lebih optimal pada kondisi jalan berbeda, termasuk tanjakan dan kecepatan tinggi.

Kabin Lebih Tenang untuk Sistem Audio

Mitsubishi meningkatkan material peredam suara dan kualitas insulator untuk menekan suara dari luar maupun dari mesin. Kombinasi kabin yang lebih kedap dengan kerja motor listrik menciptakan suasana lebih tenang selama perjalanan.

Kondisi ini juga mendukung pengalaman menikmati sistem audio Yamaha pada varian tertinggi. Efisiensi bahan bakar XFORCE Hybrid masih menunggu pembuktian melalui pengujian dengan durasi yang lebih panjang.

Berita Terbaru