Xiaomi 18 Pro disebut akan meluncur lebih dulu pada bulan September, lalu disusul Xiaomi 18 versi standar tidak lama kemudian. Langkah ini membuat strategi peluncuran Xiaomi berubah cukup jauh dari pola lamanya, saat varian standar dan Pro biasanya hadir bersamaan.
Perubahan itu datang saat persaingan di kelas flagship makin ketat. Bocoran yang beredar bahkan menyebut pola ini mirip dengan rencana Apple, yang kabarnya juga akan lebih dulu merilis iPhone 18 Pro pada September sebelum model reguler menyusul.
Fokus ke Model Tertinggi
Dengan mendahulukan versi Pro, Xiaomi tampak ingin mengarahkan perhatian publik ke model paling tinggi dalam lini barunya. Cara ini bisa memberi momentum lebih cepat di pasar premium, terutama pada fase awal peluncuran.
Jarak kehadiran kedua model tersebut disebut tidak akan terlalu jauh. Xiaomi 18 Pro dan Xiaomi 18 standar juga dikabarkan sudah bisa dibeli publik sebelum perayaan Tahun Baru Imlek pada bulan Februari mendatang.
Di sisi lain, kemunculan Xiaomi 18 di basis data produk GSMA menjadi sinyal bahwa lini flagship ini tidak lagi sebatas rumor. Temuan itu memperkuat dugaan bahwa persiapan menuju peluncuran sudah masuk tahap yang lebih nyata.
Harga Berpotensi Naik Tajam
Di balik strategi peluncuran yang agresif, tantangan terbesar justru datang dari harga. Seri Xiaomi 18 diperkirakan akan dibanderol jauh lebih mahal dibanding generasi sebelumnya.
Kenaikan harga itu tidak berdiri sendiri karena hampir semua merek Android papan atas juga disebut terdampak lonjakan biaya produksi di rantai pasok hulu. Tekanan biaya komponen ikut mendorong harga jual perangkat kelas atas ke level yang lebih tinggi.
Lei Jun bahkan telah menyinggung persoalan tersebut, terutama terkait kenaikan harga memori. Ia menyebut lonjakan biaya komponen itu sudah berada pada level yang mengkhawatirkan dan diperkirakan masih terus naik dalam dua tahun ke depan.
Karena itu, Lei Jun menyarankan pengguna yang memang ingin mengganti ponsel dalam waktu dekat untuk mempertimbangkan pembelian lebih cepat. Pesan itu cukup jelas: menunda terlalu lama bisa berarti harus membayar lebih mahal.
Snapdragon 8 Elite Gen 6 Jadi Daya Tarik
Meski ada kekhawatiran soal harga, sektor performa tetap menjadi nilai jual utama. Xiaomi 18 disebut akan menjadi salah satu lini ponsel pertama di dunia yang memakai Snapdragon 8 Elite Gen 6 dari Qualcomm.
Chipset itu digadang-gadang membawa kombinasi komputasi yang sangat kencang dan efisiensi daya yang lebih baik. Jika benar terealisasi, Xiaomi 18 Pro berpeluang masuk daftar perangkat flagship awal yang paling menarik perhatian pasar.
Rumor lain juga ikut mempertebal sorotan pada seri ini, termasuk kemungkinan hadirnya varian warna merah khas. Warna tersebut disebut-sebut akan menjadi salah satu identitas iPhone 18 mendatang, sehingga Xiaomi dinilai ikut membaca arah tren yang sama.
Sejauh ini, seluruh informasi tersebut masih berada di ranah bocoran industri. Namun, rangkaian kabar yang muncul sudah cukup untuk menunjukkan bahwa Xiaomi tengah menyiapkan pendekatan yang lebih agresif bagi seri terbarunya.
Source: www.gadgetdiva.id






