Xiaomi Hidupkan Lagi Headset Neckband, Baterai 16 Jam Dibanderol Murah di Eropa

Author: Redaksi Android62

Xiaomi kembali menawarkan pilihan audio yang tidak mengikuti arus utama pasar. Redmi SonicBass 2 hadir sebagai headset neckband dengan harga €34.90 atau sekitar Rp590 ribuan, dan kini sudah bisa dipesan lewat sebuah toko ritel di Jerman.

Di tengah dominasi earphone true wireless, perangkat ini menyasar pengguna yang masih menginginkan model nirkabel yang praktis, tetapi tidak sepenuhnya terpisah satu sama lain. Format neckband membuat earbud tetap terhubung dengan kabel, sehingga lebih aman saat dipakai bergerak.

Desain klasik dengan fungsi yang masih relevan

Redmi SonicBass 2 memakai modul di leher sebagai pusat kontrol sekaligus rumah baterai. Di sisi lain, kabel penghubung antar earbud menjadi pembeda utama dari TWS yang sepenuhnya nirkabel.

Model seperti ini memberi keuntungan ketika dipakai berlari atau berjalan. Jika salah satu earbud terlepas, unit itu tidak langsung hilang karena masih menempel pada kabel.

Meski begitu, desain neckband juga punya sisi yang mungkin tidak cocok untuk semua orang. Kabel yang melingkari leher dapat terasa mengganggu, terutama saat dipakai dalam waktu lama atau ketika aktivitas bergerak sangat intens.

Daya tahan dan konektivitas yang lebih modern

Dari sisi teknis, Xiaomi membekali SonicBass 2 dengan driver 9,2 mm untuk kebutuhan mendengar musik harian. Perangkat ini juga sudah memakai Bluetooth 5.2 dan port USB-C, dua komponen yang membuatnya tetap terasa sesuai dengan standar perangkat audio saat ini.

Keunggulan lain ada pada baterainya. Xiaomi mengklaim SonicBass 2 mampu memutar musik hingga 16 jam dalam sekali pengisian, cukup untuk menemani perjalanan jauh atau aktivitas kerja seharian.

Siap dipakai untuk olahraga ringan

Headset ini mengantongi sertifikasi IPX5, yang berarti tahan terhadap percikan air dan keringat. Bekal tersebut membuatnya lebih aman digunakan saat olahraga ringan atau ketika cuaca sedang kurang bersahabat.

Bagi pengguna yang sering berada di luar ruangan, perlindungan seperti ini memberi ketenangan tambahan. Perangkat tetap bisa digunakan tanpa terlalu khawatir saat terkena gerimis atau saat tubuh mulai berkeringat.

Tidak membawa ANC

SonicBass 2 tidak dibekali Active Noise Cancellation atau ANC. Karena itu, suara dari lingkungan sekitar masih akan terdengar cukup jelas saat perangkat digunakan.

Bagi sebagian pengguna, kondisi ini justru berguna saat beraktivitas di luar ruangan karena membuat situasi sekitar tetap mudah dipantau. Namun, pengalaman mendengar musik di tempat ramai tentu tidak akan setenang headset dengan peredam bising aktif.

Baru tersedia terbatas di Jerman

Untuk saat ini, ketersediaan SonicBass 2 masih terlihat terbatas di Jerman. Toko ritel yang menawarkannya juga menyebut stok tidak bisa dijamin segera, sehingga peluncurannya belum tampak merata di pasar Eropa.

Belum ada informasi apakah perangkat ini akan masuk ke Indonesia. Meski begitu, lini audio Redmi dari Xiaomi selama ini dikenal punya daya tarik lewat harga yang kompetitif dan fitur yang terasa masuk akal di kelasnya.

Jika kelak hadir lebih luas, SonicBass 2 berpotensi mengisi kebutuhan pengguna yang masih mencari earphone nirkabel berbentuk klasik, baterai panjang, dan desain yang lebih sulit membuat earbud hilang.

Berita Terbaru