Dengan tenaga gabungan hingga 990 hp dan kecepatan puncak 300 km/jam, Xiaomi YU7 GT langsung menempatkan diri sebagai SUV listrik yang bermain di level sangat serius. Jarak tempuh listrik murni 705 km menurut standar CLTC membuat model ini tidak hanya mengandalkan performa, tetapi juga daya jelajah yang tetap panjang.
Xiaomi menjadwalkan peluncuran YU7 GT pada 21 Mei pukul 19.00 waktu China. Kehadiran varian ini memperlihatkan bahwa Xiaomi Auto ingin menegaskan posisi di segmen kendaraan listrik berperforma tinggi, sekaligus menjaga daya tarik untuk penggunaan jarak jauh.
Tenaga besar dari sistem dual-motor
YU7 GT mengusung sistem penggerak semua roda dengan dua motor. Motor depan menghasilkan tenaga 288 kW, sementara motor belakang menyumbang 450 kW.
Jika digabung, output yang diklaim mencapai 990 hp. Kombinasi itu membuat YU7 GT tidak sekadar tampil sebagai SUV listrik bertenaga besar, tetapi juga sebagai model yang jelas diarahkan untuk karakter berkendara agresif.
Desain dibuat lebih tajam dan sporty
Dari sisi tampilan, YU7 GT masih membawa bahasa desain keluarga Xiaomi yang sebelumnya sudah terlihat pada sedan SU7. Di bagian depan, model ini memakai lampu utama berbentuk tetesan air dengan struktur internal berongga.
Xiaomi juga menambahkan splitter depan besar, diffuser belakang yang lebih agresif, kaliper rem besar, serta detail eksterior khusus untuk varian GT. Di buritan, spoiler ducktail dan lampu belakang bergaya halo mempertegas nuansa sporty yang dibawa mobil ini.
Fokus pada aerodinamika
Profil samping YU7 GT dibuat lebih licin untuk membantu aliran udara. Kaca spion tanpa bingkai dan gagang pintu elektrik model rata ikut mendukung pendekatan tersebut.
Xiaomi menyebut YU7 GT memiliki 10 saluran aerodinamika aliran udara dan 19 ventilasi udara terintegrasi. Di bagian belakang, diffuser model bilah berukuran lebih besar serta emblem GT dipasang untuk menegaskan orientasi performanya.
Sudah mulai dipamerkan di dealer
Menjelang peluncuran, unit display YU7 GT juga sudah terlihat di sejumlah dealer di berbagai wilayah China. Xiaomi bahkan menampilkan gambar resmi model ini dengan warna baru Crimson Red dan setelan kendaraan yang dikaitkan dengan Nürburgring.
Langkah itu memberi sinyal bahwa Xiaomi ingin membangun sorotan lebih awal sebelum peluncuran resminya berlangsung. Di saat yang sama, pendekatan tersebut membuat YU7 GT semakin mudah dikenali sebagai model yang diposisikan paling ekstrem di lini YU7.
Bukan hanya satu varian
Selain YU7 GT, dokumen regulasi yang muncul lebih awal juga menunjukkan Xiaomi sedang menyiapkan varian YU7 lain dengan harga lebih terjangkau. Varian itu disebut membawa spesifikasi dan opsi roda berbeda.
Varian tersebut juga diperkirakan ikut diperkenalkan pada 21 Mei bersama YU7 GT. Artinya, Xiaomi tampak tidak hanya mengejar citra performa, tetapi juga menyiapkan rentang pilihan yang lebih luas untuk pasar.
Momentum Xiaomi Auto sedang kuat
Peluncuran YU7 GT datang saat Xiaomi Auto tengah mencatat penjualan yang kuat di pasar domestik. Berdasarkan data China EV DataTracker, penjualan Xiaomi Auto di China mencapai 36.702 unit sepanjang April 2026.
Angka itu naik 28,4 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Pada bulan tersebut, Xiaomi juga menguasai pangsa pasar kendaraan energi baru penumpang sebesar 2,6 persen, yang memberi konteks tambahan atas ambisi merek ini di segmen listrik performa tinggi.
Melansir Carnewschina, Xiaomi menggambarkan YU7 GT sebagai “GT sejati”. Dengan tenaga 990 hp, kecepatan puncak 300 km/jam, dan jarak tempuh 705 km, model ini datang sebagai pernyataan kuat Xiaomi di pasar SUV listrik.
Source: voi.id