XPeng Mona L03 langsung menonjol karena membawa dua pilihan penggerak sekaligus, yakni BEV dan EREV. Strategi ini membuat model baru tersebut tidak hanya menargetkan pembeli mobil listrik murni, tetapi juga konsumen yang masih menginginkan fleksibilitas dari range-extender.
Langkah itu memperkuat posisi Mona L03 sebagai produk kedua di lini Mona setelah M03. XPeng juga menyiapkannya untuk pasar global, setelah lebih dulu meluncur di Tiongkok pada Juli.
Dimensi dan tampilan luar yang disiapkan untuk pasar ramai
Secara bentuk, Mona L03 hadir sebagai crossover-liftback dengan desain yang dinamis dan elegan. Di bagian depan, XPeng memakai lampu berbentuk T yang serupa dengan M03, lalu memadukannya dengan garis kap mesin yang landai.
Data dimensinya juga sudah terungkap, dengan panjang 4.650 mm, lebar 1.920 mm, tinggi 1.600 mm, dan wheelbase 2.850 mm. Di sisi lain, mobil ini memakai gagang pintu semi-tersembunyi, strip lampu tunggal di belakang, intake udara aktif di depan, serta kaliper rem yang dibuat lebih menonjol.
XPeng turut menawarkan pelek 18 inci atau 20 inci, tergantung level trim. Pilihan ini memberi ruang bagi konsumen untuk menyesuaikan tampilan mobil sesuai varian yang dipilih.
Opsi BEV dan EREV yang menjadi senjata utama
Untuk versi BEV, Mona L03 memakai satu motor listrik dengan tenaga 245 hp. XPeng memasangkan dua paket baterai LFP, masing-masing berkapasitas 56 kWh dan 69 kWh.
Jarak tempuhnya tercatat 505 km dan 650 km dalam pengujian CLTC. Angka itu menempatkan Mona L03 sebagai mobil listrik murni yang disiapkan untuk kebutuhan harian sekaligus perjalanan jarak jauh.
Sementara itu, varian EREV dibekali mesin 1.5L dengan tenaga 94 hp. Sistem ini dipadukan dengan penggerak listrik dan baterai, dengan klaim jarak tempuh hingga 257 km dalam mode EV.
Target lawan di segmen yang padat
Melalui Mona L03, XPeng terlihat ingin bermain di kelas yang sangat kompetitif. Model ini diarahkan untuk bersaing dengan BYD Sealion 7 dan GAC AION Hyptec HT, dua nama yang sudah lebih dulu mengisi ruang di segmen serupa.
Keberadaan dua pilihan penggerak juga menunjukkan bahwa XPeng tidak hanya mengandalkan satu pendekatan elektrifikasi. Bagi pasar, kombinasi itu memberi opsi yang lebih luas antara efisiensi mobil listrik murni dan fleksibilitas sistem range-extender.
Dengan strategi tersebut, Mona L03 menjadi lanjutan penting dari ekspansi lini Mona ke luar Tiongkok. Setelah M03, XPeng kini menambah amunisi baru yang dirancang untuk menjangkau basis konsumen yang lebih beragam di pasar global.
Source: www.bincangbincangmobil.com






