XRING O3 menjadi bagian paling menarik dari kabar terbaru soal Xiaomi 17 Fold karena laporan yang beredar menyebut ponsel lipat itu akan memakai chip buatan Xiaomi sendiri. Jika informasi tersebut akurat, ini akan menjadi kali pertama Xiaomi membawa silikon internal ke kelas foldable, sesuatu yang bisa mengubah arah persaingan di lini premium perusahaan tersebut.
Sorotan itu muncul setelah XIMITIME menemukan perangkat baru di Mi code. Ponsel yang dimaksud tercatat dengan nomor model 2608BPX34C, lalu dikaitkan dengan penanda Q18 dan codename “lhasa”, dua detail yang membuat rumor ini dianggap lebih kuat dari sekadar spekulasi biasa.
Petunjuk dari kode internal Xiaomi
Penggunaan penanda Q18 langsung menarik perhatian karena Xiaomi sebelumnya memakai nomenklatur “18” untuk lini ponsel lipatnya. Sebagai pembanding, Xiaomi Mix Fold 4 tercatat membawa nama internal N18, sehingga kemunculan Q18 dipandang sebagai sinyal bahwa Xiaomi memang sedang menyiapkan penerus baru.
Dari sana, nama Xiaomi 17 Fold mulai dibaca sebagai nama komersial yang mungkin dipakai untuk perangkat tersebut. Dalam sejumlah pembahasan, perangkat yang sama juga disebut sebagai Xiaomi Mix Fold 5, meski sejauh ini belum ada konfirmasi resmi dari Xiaomi.
Kemungkinan comeback ke pasar foldable
Jika benar masuk jalur peluncuran, perangkat ini akan menandai kembalinya Xiaomi ke pasar ponsel lipat setelah jeda hampir dua tahun. Situasi itu cukup menonjol karena beberapa merek seperti Vivo dan Oppo tetap menjaga ritme rilis foldable mereka secara lebih rutin.
Jeda panjang tersebut membuat kemunculan Xiaomi 17 Fold terasa penting bagi penggemar lini lipat Xiaomi. Perangkat ini bukan hanya sekadar penerus, tetapi juga bisa menjadi penanda bahwa Xiaomi menyiapkan pendekatan berbeda untuk kembali bersaing di segmen ini.
XRING O3, pusat perhatian utama
Bagian yang paling menyita perhatian tetaplah XRING O3. Laporan yang sama menyebut chip ini akan menjadi dapur pacu utama perangkat, sehingga Xiaomi berpeluang membawa chipset in-house ke kategori foldable untuk pertama kalinya.
XRING O3 disebut sebagai penerus resmi XRING O1. Meski detail teknis XRING O3 belum diungkap secara resmi, posisinya diperkirakan akan masuk kelas flagship premium, sehingga ekspektasi pasar terhadap performa dan efisiensinya cukup tinggi.
Jejak awal dari XRING O1
Untuk memahami besarnya langkah ini, konteks XRING O1 menjadi penting. Xiaomi sebelumnya merilis edisi terbatas Xiaomi 15 dengan chip XRING O1, dan model itu disebut eksklusif untuk pasar China.
XRING O1 membawa prosesor deca-core Arm Cortex, GPU Immortalis G925 MC16, serta ISP Spectra generasi keempat dari Xiaomi. Dalam laporan referensi, kinerja mentah chip tersebut disebut berada di level yang mirip dengan Snapdragon 8 Gen 3, yang menunjukkan bahwa proyek silikon Xiaomi sudah memiliki dasar yang cukup serius.
Arah jangka panjang Xiaomi di ranah silikon
Kemunculan XRING O3 juga sejalan dengan strategi jangka panjang Xiaomi yang disebut mencakup lebih banyak chipset buatan sendiri, sistem operasi internal baru, dan model AI. Arah ini menunjukkan perusahaan ingin memperkuat kendali atas ekosistem perangkat dan komponen inti.
Langkah seperti itu umum ditempuh perusahaan teknologi yang ingin mengintegrasikan perangkat keras dan perangkat lunak dengan lebih rapat. Xiaomi tampaknya ingin bergerak lebih jauh dari sekadar merakit perangkat, lalu naik ke level kendali yang lebih luas terhadap fondasi teknologinya.
Presiden Xiaomi, Lei Jun, juga disebut telah mengalokasikan hampir 200 miliar yuan China untuk divisi silikon yang dikembangkan sendiri dalam lima tahun ke depan. Angka tersebut mempertegas bahwa pengembangan chip bukan proyek sampingan, melainkan bagian penting dari strategi perusahaan.
Apa yang masih belum pasti
Meski rumor tentang Xiaomi 17 Fold dan XRING O3 makin ramai, informasi resmi masih sangat terbatas. Jadwal yang beredar mengarah pada jendela peluncuran Juli 2026, namun kepastian resminya belum diumumkan.
Belum ada pula kejelasan soal pasar penjualan perangkat ini. Xiaomi 17 Fold masih dipertanyakan apakah hanya akan hadir di China atau juga dibawa ke negara lain seperti India, sehingga banyak detail penting masih menunggu konfirmasi lanjutan dari Xiaomi.
Source: gadgets.beebom.com






