Yamaha Tegas Menutup Pintu Tricity Baru di Indonesia, Pasar Lama Pernah Sepi

Yamaha Indonesia Motor Manufacturing memastikan skutik roda tiga Tricity terbaru tidak akan kembali dipasarkan di Indonesia. Keputusan ini menandai sikap tegas Yamaha setelah model sebelumnya tidak mendapat sambutan besar dari konsumen tanah air.

Rifki Maulana, Manager Public Relations, YRA & Community PT YIMM, menyebut Tricity memang pernah dijual di Indonesia, tetapi antusiasme pasar saat itu tidak cukup kuat. Karena itu, Yamaha belum melihat alasan untuk membuka kembali jalur pemasaran model tersebut dalam waktu dekat.

Pengalaman penjualan lama menjadi pertimbangan utama

Model Tricity yang sempat hadir di Indonesia merupakan unit impor utuh dari Thailand. Motor tersebut meluncur pada 2016 dengan harga Rp 66 jutaan, namun penjualannya tidak cukup kuat untuk mendorong kehadiran ulang model serupa.

Menurut penjelasan Yamaha, pengalaman itu menjadi dasar utama dalam membaca peluang pasar saat ini. Perusahaan menilai respons konsumen Indonesia belum menunjukkan sinyal yang memadai untuk menyambut Tricity lagi di diler resmi.

Generasi baru hadir lebih modern di luar negeri

Sementara Indonesia belum masuk daftar, Tricity generasi terbaru sudah tampil di pasar Eropa dengan desain yang lebih agresif. Arah tampilannya mengikuti bahasa desain Yamaha Nmax Neo dan Turbo, sehingga terlihat lebih segar dibanding pendahulunya.

Pembaruan itu tidak hanya ada pada desain, tetapi juga pada beberapa bagian fungsional. Motor ini memakai lampu depan single projector, lampu LED DRL, serta panel instrumen LCD meter 4,2 inci.

Tricity terbaru juga sudah mendukung konektivitas aplikasi Y-Connect. Kehadiran fitur tersebut menegaskan posisi model ini sebagai skutik roda tiga yang tetap mencoba tampil modern di tengah pasar yang makin akrab dengan fitur digital.

Tetap mengandalkan teknologi Leaning Multi Wheel

Di balik pembaruan visual, Tricity tetap mempertahankan teknologi Leaning Multi Wheel. Teknologi ini menjadi ciri utama yang membuat motor lebih fleksibel saat menikung dan berbeda dari skutik pada umumnya.

Di Jepang, harga jual Tricity terbaru disebut mulai dari Rp 63 jutaan hingga Rp 68 jutaan. Namun, angka itu tidak mengubah keputusan Yamaha Indonesia untuk menahan distribusi model tersebut di pasar lokal.

Dengan sikap itu, Yamaha memusatkan perhatian pada lini produk lain yang dinilai lebih sesuai dengan kondisi pasar Indonesia. Untuk saat ini, Tricity tetap menjadi model unik yang berkembang di luar negeri, sementara konsumen tanah air belum akan melihatnya kembali di jaringan diler resmi Yamaha.

Berita Terkait