Yanto Idorway Hanyut di Air Terjun Memti, Tim SAR Bergerak dari Manokwari

Tim SAR Manokwari bergerak menuju Air Terjun Memti di Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, setelah presenter TVRI Papua Barat Yanto Idorway dilaporkan hanyut. Tim diberangkatkan dari Manokwari pada Sabtu (18/7) pukul 20.52 WIT menggunakan satu unit rescue car.

Perjalanan darat menuju lokasi diperkirakan membutuhkan waktu lima hingga enam jam. Setiba di kawasan Pegunungan Arfak, tim akan berkoordinasi dengan kepolisian dan unsur potensi SAR setempat sebelum pencarian dimulai.

Pencarian Dijadwalkan Dimulai Minggu

Kepala Kantor SAR Manokwari, Yefri Sabaruddin, menyatakan operasi pencarian terhadap Yanto dijadwalkan dimulai pada Minggu (19/7). Penyusunan rencana operasi dilakukan setelah tim tiba dan melakukan koordinasi di lokasi kejadian.

“Tim kami akan berkoordinasi untuk menyusun rencana operasi pencarian yang dijadwalkan dimulai Minggu (19/7),” ujar Yefri dalam keterangan resminya. Langkah itu ditempuh karena korban belum ditemukan setelah dilaporkan terseret arus sungai.

TahapanWaktuKeterangan
Perkiraan kejadian14.00 WITKorban diduga terpeleset saat menyeberangi sungai.
Laporan diterima20.30 WITInformasi disampaikan Kasat Intel Polres Pegunungan Arfak.
Tim diberangkatkan20.52 WITTim berangkat dari Manokwari menggunakan rescue car.
Rencana pencarianMinggu (19/7)Pencarian dimulai setelah koordinasi di lokasi.

Korban Diduga Terpeleset Saat Menyeberang

Yanto Idorway mendatangi kawasan wisata Air Terjun Memti bersama dua rekannya. Saat berupaya menyeberangi sungai, ia diduga terpeleset dan kemudian terseret arus yang deras.

Peristiwa itu diperkirakan terjadi sekitar pukul 14.00 WIT pada Sabtu (18/7). Lokasi kejadian berada di Kampung Sisrang, Kabupaten Pegunungan Arfak, Papua Barat.

Dua rekan Yanto sempat berusaha memberikan pertolongan secara mandiri setelah kejadian. Namun, upaya tersebut belum berhasil menemukan presenter TVRI Papua Barat itu.

Laporan mengenai Yanto yang hanyut kemudian diterima Kantor SAR Manokwari pada pukul 20.30 WIT. Informasi awal diteruskan oleh Kasat Intel Polres Pegunungan Arfak.

Koordinasi Menjadi Tahap Awal Operasi

Tim yang berangkat dari Manokwari akan menyusun langkah pencarian bersama kepolisian setempat dan unsur potensi SAR di Pegunungan Arfak. Koordinasi diperlukan untuk menentukan rencana operasi pencarian sesuai kondisi di lokasi.

Hingga tim SAR diberangkatkan, Yanto masih belum ditemukan. Pencarian pada Minggu (19/7) akan menjadi tindak lanjut atas laporan korban yang terseret arus di kawasan wisata tersebut.

Source: mediaindonesia.com
Berita Terkait