Mode zoom 10x pada Xiaomi 17T Pro ternyata bukan sekadar angka yang terdengar menarik di atas kertas. Saat dipakai untuk memotret subjek bergerak maupun objek kecil dari jarak jauh, hasilnya masih mampu menjaga ketajaman detail dengan baik.
Ponsel ini mengandalkan kamera telefoto periskop 50 MP dengan 5x optical zoom, yang membuat sektor zoom terasa lebih serius dibanding sekadar fitur tambahan. Dukungan pemrosesan yang seimbang juga ikut membantu hasil akhirnya tetap meyakinkan ketika pembesaran dinaikkan.
Di bagian belakang, Xiaomi 17T Pro membawa susunan kamera yang terdiri dari kamera utama 50 MP, kamera periskop telefoto 50 MP, lensa ultrawide 12 MP, dan kamera selfie 32 MP. Varian Pro memakai sensor utama 1/1,31 inci, lebih besar dibandingkan varian reguler yang menggunakan sensor 1/1,55 inci.
Ukuran sensor yang lebih besar ini memberi keuntungan saat menangkap cahaya. Efeknya terlihat pada detail yang lebih terjaga saat kamera digunakan dalam berbagai kondisi pemotretan.
Zoom yang masih nyaman dipakai di 5x dan 10x
Pada pengujian terhadap penari balet, mode 5x dengan focal length 115mm menghasilkan foto setengah badan yang rapi. Detail wajah tetap tajam, sementara pemisahan subjek dan latar belakang terlihat halus serta natural.
Saat pembesaran dinaikkan ke 10x dengan focal length 230mm, kamera masih sanggup menangkap ekspresi wajah dengan jelas dari jarak dekat secara visual. Detail aksesori kepala, riasan tipis, dan tekstur kain kostum balet tetap terlihat tanpa harus mendekati panggung.
Kemampuan itu membuat zoom tinggi pada Xiaomi 17T Pro terasa benar-benar berguna, bukan sekadar tambahan untuk memenuhi daftar spesifikasi. Hasilnya tetap kuat saat menghadapi subjek yang dinamis dan detail yang kecil.
Tidak hanya kuat untuk subjek manusia
Pengujian lain dilakukan pada replika gedung bertingkat dan pepohonan kota. Dalam skenario ini, lensa telefoto mampu mengisolasi satu bangunan dari lanskap miniatur yang padat.
Meski sempat terkena backlight yang kuat, detail arsitektur gedung dan dedaunan masih terjaga. Pada pembesaran 10x, efek kompresi perspektif juga membuat miniatur panggung konser terlihat lebih dramatis dan hidup.
Teknologi in-sensor zoom ikut memberi kontribusi pada hasil warna. Lampu panggung yang cerah tetap tampil terjaga dengan baik, tanpa penurunan kualitas yang berarti saat pembesaran tinggi digunakan.
Kombinasi itu membuat kamera telefoto Xiaomi 17T Pro terasa punya peran penting dalam pengalaman fotografi. Lensa ini berpotensi paling sering dipakai untuk foto jarak jauh, arsitektur kota, dan portrait dengan karakter visual yang kuat.
Pilihan warna dan harga di Indonesia
Xiaomi Indonesia menghadirkan tiga warna untuk seri ini, yaitu Black, Deep Blue, dan Deep Violet. Untuk pasar Indonesia, Xiaomi 17T Pro dibanderol mulai Rp 11.999.000 untuk RAM 12 GB / ROM 256 GB dan Rp 12.999.000 untuk RAM 12 GB / ROM 512 GB.
Sementara itu, varian reguler Xiaomi 17T dijual Rp 8.999.000 untuk RAM 12 GB / ROM 256 GB dan Rp 9.999.000 untuk RAM 12 GB / ROM 512 GB. Peluncuran seri ini digelar di The Westin Hotel, Kuningan, Jakarta Selatan, dengan area demo khusus agar kemampuan kamera, terutama lensa telefoto, bisa dicoba langsung oleh awak media.
Dengan sensor utama yang lebih besar dan performa zoom yang tetap tajam di 10x, Xiaomi 17T Pro tampil sebagai opsi yang serius bagi pengguna yang memprioritaskan fotografi mobile. Seri ini memperlihatkan bahwa kamera telefoto masih punya ruang besar untuk memberi nilai nyata di ponsel kelas atas.
Source: www.gadgetdiva.id






