ZTE U15S Tawarkan Baterai 10.000mAh, Hotspot 4G Ini Bisa Bertahan 26 Jam

ZTE memperluas lini perangkat konektivitas portabelnya di China lewat kehadiran U15S, sebuah hotspot Wi-Fi 4G yang menonjolkan daya tahan baterai besar. Perangkat ini dibekali baterai 10.000mAh dan diklaim mampu digunakan hingga 26 jam dalam satu kali pengisian.

Di tengah kebutuhan internet bergerak yang makin tinggi, U15S diposisikan sebagai solusi untuk pengguna yang sering bekerja di luar rumah atau berpindah tempat. Harga jualnya juga dibuat cukup terjangkau, yakni 179 yuan.

Dirancang untuk penggunaan mobile yang panjang

Fokus utama U15S ada pada ketahanan pakai. Dengan kapasitas 10.000mAh, perangkat ini tidak ditujukan hanya untuk berbagi koneksi sebentar, tetapi juga untuk menemani aktivitas seharian tanpa terlalu sering mencari sumber listrik.

Bodi perangkat dibuat cukup tebal karena mengakomodasi baterai besar tersebut. Dimensinya tercatat 106 x 55 x 33 mm dengan bobot 237 gram, sehingga masih tergolong mudah dibawa meski bukan perangkat yang ramping.

ZTE merancang U15S dengan sudut membulat agar lebih nyaman digenggam. Perangkat ini tersedia dalam dua warna, yaitu hitam dan putih.

Layar kecil untuk status jaringan

Di bagian depan, ZTE menyematkan layar sentuh 1,44 inci. Layar ini membantu pengguna memantau informasi penting tanpa harus membuka aplikasi di ponsel.

Informasi yang dapat ditampilkan meliputi kekuatan sinyal, sisa kuota data, dan level baterai. U15S juga bisa menampilkan kode QR agar perangkat lain dapat tersambung ke jaringan Wi-Fi dengan lebih cepat.

Pendekatan ini membuat pengelolaan hotspot terasa praktis. Pengguna bisa mengecek status koneksi secara langsung dari perangkat.

Wi-Fi 6 dan dukungan hingga 16 perangkat

Untuk koneksi lokal, U15S sudah mendukung Wi-Fi 6 pada pita 2,4GHz. ZTE juga membekali perangkat ini dengan teknologi OFDMA untuk membantu pembagian bandwidth saat banyak perangkat terhubung sekaligus.

Kapasitas sambungannya mencapai 16 perangkat secara bersamaan. Hal ini membuat U15S cocok dipakai bersama ponsel, tablet, dan laptop dalam satu jaringan portabel.

Di sisi jaringan seluler, perangkat ini mendukung FDD-LTE pada band B1, B3, B5, dan B8. U15S juga mendukung TDD-LTE pada band B34, B38, B39, B40, dan B41.

Di dalamnya, ZTE memakai chip dual-core V3E-A53 sebagai penggerak utama operasi hotspot. Perangkat ini turut dibekali slot dual SIM untuk memberi opsi perpindahan jaringan bila salah satu operator memiliki sinyal yang kurang baik.

Pengisian USB-C dan mode daya langsung

U15S menggunakan port USB-C untuk mengisi daya dan mendukung pengisian 18W. Perangkat ini juga kompatibel dengan protokol pengisian umum seperti PD, QC, dan PPS.

Selain pengisian biasa, ZTE menyediakan mode direct power supply. Fitur ini memungkinkan perangkat bekerja langsung dari stopkontak atau sumber daya eksternal tanpa bergantung pada baterai internal.

Mode tersebut berguna untuk pemakaian yang lebih lama dalam posisi semi-statis, misalnya saat perangkat ditempatkan di meja kerja. Dengan cara itu, baterai dapat lebih terjaga ketika U15S terus terhubung ke sumber daya.

Kehadiran U15S menunjukkan bahwa ZTE masih memberi ruang untuk hotspot 4G yang menekankan efisiensi dan harga lebih ramah. Produk ini melengkapi pilihan perangkat konektivitas portabel perusahaan di pasar China.

Pada saat yang sama, ZTE juga baru memperkenalkan mobile router 5G dengan dukungan Wi-Fi 7 dan port dual 2.5GbE. U15S sendiri tetap menargetkan pengguna yang membutuhkan perangkat sederhana, portabel, dan sanggup bertahan lama saat dibawa bepergian.

Source: www.gizmochina.com

Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow UsGoogle NewsFlipboard
Berita Terkait
Berita Terbaru
Populer