10.390 Ton Pipa Baja Krakatau Pipe Digulirkan Ke KSCS, Penopang Air Bersih 1,84 Juta Warga

Author: Redaksi Android62

Proyek Karian Dam-Serpong Water Conveyance System atau KSCS paket 2 dan 3 di Cilegon mendapat dukungan pasokan pipa baja dari PT Krakatau Pipe Industries. Material yang dikirim mencapai 10.390 ton pipa atau setara 16.464 meter, dan seluruhnya disiapkan untuk jaringan air baku yang akan melayani 1,84 juta jiwa.

Pipa tersebut menjadi bagian penting dari pembangunan jalur distribusi air sepanjang 43 kilometer yang mengalirkan air dari Bendungan Karian di Lebak menuju Serpong. Dengan peran itu, pasokan dari Krakatau Pipe ikut menopang perluasan akses air bersih di Banten dan DKI Jakarta.

Pekerjaan besar di balik pasokan air

KSCS dirancang sebagai salah satu proyek strategis nasional yang fokus pada penguatan pasokan air baku. Kebutuhan air minum untuk jutaan warga menuntut sistem distribusi yang stabil, sehingga pipa baja dengan spesifikasi besar menjadi komponen utama dalam proyek ini.

Jenis pipa yang digunakan adalah Submerged Arc Welding atau HSAW dengan diameter 72 inci dan 80 inci. Seluruh pipa diproduksi mengikuti standar internasional AWWA C200 agar sesuai untuk kebutuhan distribusi air jangka panjang.

Proses produksi melewati pengujian teknis

Direktur Produksi dan Teknologi Krakatau Pipe, Erwin Saputra, menyebut pengiriman perdana ini sebagai langkah awal pelaksanaan proyek. Ia menegaskan bahwa seluruh proses produksi sudah melewati Factory Acceptance Test atau FAT sebelum dikirim ke lokasi pekerjaan.

Menurut Erwin, ketepatan waktu dan standar kualitas menjadi hal penting dalam proyek seperti KSCS. Pipa berdiameter besar harus memenuhi spesifikasi teknis yang ketat agar instalasi di lapangan berjalan sesuai rencana.

Kontribusi industri baja nasional

Direktur Utama Krakatau Pipe, Hengki Purwoko, menilai keterlibatan perusahaan menunjukkan peran nyata industri baja domestik dalam pembangunan infrastruktur nasional. Ia menyebut partisipasi dalam KSCS sebagai kebanggaan karena perusahaan dipercaya menangani proyek yang berkaitan langsung dengan kebutuhan dasar masyarakat.

Hengki juga melihat pekerjaan ini sejalan dengan arah pembangunan infrastruktur berkelanjutan yang menjadi prioritas pemerintah pusat. Dalam konteks itu, pengiriman pipa bukan sekadar aktivitas industri, tetapi juga bagian dari dukungan terhadap penyediaan air bersih.

Koordinasi banyak pihak di lapangan

Pelaksanaan paket 2 dan 3 dalam proyek KSCS melibatkan konsorsium kontraktor PP-JO serta WIKA-JO. Keterlibatan beberapa pihak menunjukkan bahwa proyek air berskala besar membutuhkan koordinasi teknis yang rapi sejak dari produksi hingga instalasi.

Alur kerja seperti ini penting agar pasokan material dan pekerjaan konstruksi tidak saling menghambat. Standar mutu juga harus dijaga konsisten karena jaringan pipa memegang peran utama dalam distribusi air ke wilayah layanan.

Kapasitas produksi yang mendukung proyek besar

Krakatau Pipe memiliki kapasitas produksi hingga 220.000 ton per tahun. Perusahaan juga didukung fasilitas pelapisan anti korosi seluas 800.000 meter persegi untuk kebutuhan industri migas maupun air.

Dengan dukungan kapasitas tersebut, perusahaan memiliki ruang untuk menangani proyek infrastruktur berskala besar seperti KSCS. Pasokan lebih dari 10 ribu ton pipa ini pun menjadi bagian penting dalam pembangunan jalur air dari Bendungan Karian menuju Serpong.

Di tengah target layanan air untuk 1,84 juta jiwa, kualitas material dan ketepatan suplai tetap menjadi unsur yang sama pentingnya. Pengiriman perdana pipa baja dari Krakatau Pipe menandai dimulainya peran material utama dalam proyek yang menopang kebutuhan air baku kawasan Banten dan DKI Jakarta.

Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru