Pilihan mobil listrik murah di Indonesia pada 2026 makin menarik karena harga masuknya kini mulai sekitar Rp178 juta. Di rentang ini, konsumen tidak lagi hanya melihat city car mungil, tetapi juga SUV kompak, hatchback, hingga kendaraan operasional berkabin besar.
Persaingan antar merek membuat daftar mobil listrik terjangkau semakin ramai. Kondisi ini memberi lebih banyak pilihan bagi keluarga muda, anak muda, dan pembeli yang membutuhkan mobil harian untuk mobilitas perkotaan.
Daftar 10 model termurah
Berikut 10 mobil listrik yang masuk kelompok termurah pada 2026. Harga dapat berbeda di tiap daerah karena pajak dan kebijakan dealer setempat.
| Model | Harga |
|---|---|
| Changan Lumin | Mulai sekitar Rp178 juta |
| BYD Atto 1 | Mulai Rp205 juta |
| Wuling Air EV | Rp214 juta–Rp307 juta |
| BYD Seagull | Rp260 juta–Rp310 juta |
| Neta V-II | Mulai sekitar Rp299 juta |
| DFSK Gelora E | Rp299 juta–Rp390 juta |
| Wuling Binguo EV | Mulai sekitar Rp318 juta |
| VinFast VF 5 | Mulai sekitar Rp323 juta |
| MG 4 EV | Rp345 juta–Rp419 juta |
| Chery iCar 03 | Rp350 juta–Rp420 juta |
Di antara daftar tersebut, Changan Lumin menjadi titik masuk paling murah. Mobil asal China ini mengusung bodi kompak yang cocok untuk mobilitas harian di jalan kota.
BYD Atto 1 juga masuk kelompok harga terjangkau dengan banderol mulai Rp205 juta. Model ini dibekali baterai 38,88 kWh dan jarak tempuh hingga sekitar 380 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Model dengan jarak tempuh dan karakter berbeda
Wuling Air EV masih menjadi salah satu pemain yang populer di pasar Indonesia. Pada 2026, harganya berada di kisaran Rp214 juta hingga Rp307 juta, dengan dua pilihan baterai dan jarak tempuh hingga 300 kilometer.
BYD Seagull berada di rentang Rp260 juta hingga Rp310 juta dan disebut mampu menempuh sekitar 405 kilometer. Kombinasi harga dan daya jelajah itu membuatnya menonjol di kelompok menengah bawah.
Neta V-II menawarkan pendekatan berbeda karena hadir sebagai SUV listrik murah. Mobil ini dijual mulai sekitar Rp299 juta dengan jarak tempuh hingga sekitar 384 kilometer serta sejumlah fitur modern.
Segmen keluarga dan kebutuhan usaha
Di rentang harga yang sama, DFSK Gelora E lebih menyasar kebutuhan usaha dan operasional. Harganya berada di kisaran Rp299 juta hingga Rp390 juta dengan kabin luas yang mendukung aktivitas bisnis.
Wuling Binguo EV hadir dengan gaya retro modern dan dipasarkan mulai sekitar Rp318 juta. Model ini disebut memiliki kabin yang lebih lapang dan daya jelajah yang kompetitif di kelasnya.
VinFast VF 5 menambah pilihan lewat format SUV kompak. Mobil asal Vietnam ini dibanderol mulai sekitar Rp323 juta dengan desain modern yang membidik konsumen urban.
Opsi di kelas lebih tinggi
MG 4 EV menyasar pembeli yang menginginkan hatchback listrik dengan tampilan futuristis. Harganya berada di rentang Rp345 juta hingga Rp419 juta, dengan dukungan teknologi keselamatan yang cukup lengkap.
Chery iCar 03 menutup daftar ini sebagai SUV bergaya petualang. Model tersebut dibanderol sekitar Rp350 juta hingga Rp420 juta, menawarkan tampilan gagah, daya jelajah yang cukup panjang, dan fitur modern.
Masuknya banyak merek membuat pasar mobil listrik di Indonesia pada 2026 semakin padat. Produsen berlomba menekan harga sambil tetap menawarkan baterai yang efisien, fitur modern, dan pilihan model yang lebih beragam.
Bagi konsumen, situasi ini membuat peralihan ke mobil listrik makin realistis untuk penggunaan harian. Dengan banyak pilihan di kisaran Rp178 juta hingga Rp350 jutaan, pembeli kini bisa menyesuaikan kebutuhan dengan anggaran tanpa harus masuk ke kelas premium.







