Di antara banyak pilihan yang tersedia, motor touring kelas menengah kini menjadi sorotan karena mampu memberi kenyamanan tinggi tanpa selalu menuntut kapasitas mesin besar. Karakter ini penting bagi pengendara yang ingin menempuh ribuan kilometer di Indonesia dengan biaya perawatan yang tetap masuk akal.
Kebutuhan touring juga makin relevan karena infrastruktur jalan di berbagai wilayah terus membaik. Jalan tol yang meluas dan jalur antarkota yang diperbaiki membuat perjalanan jarak jauh lebih mungkin dilakukan dengan motor yang nyaman, stabil, dan siap membawa barang.
Daftar 10 motor touring yang menonjol
| Model | Karakter Utama | Catatan Touring |
|---|---|---|
| Honda NX500 | Mesin dua silinder 471 cc | Halus, efisien, dan ergonomis untuk rute campuran |
| Honda CB500X | Adventure menengah | Mudah dikendalikan, cocok untuk yang baru mulai touring |
| Yamaha Tracer 9 | Sport touring dengan mesin tiga silinder | Tenaga besar, elektronik modern, nyaman untuk perjalanan panjang |
| Yamaha MT-07 | Naked bike dengan mesin CP2 | Ringan dan mudah dipasangi aksesori touring |
| Kawasaki Versys 650 | Adventure touring | Posisi duduk nyaman dan windshield tinggi |
| Suzuki V-Strom 650 | Adventure touring | Seimbang untuk kenyamanan, daya tahan, dan berbagai kondisi jalan |
| Benelli TRK 502 | Adventure bertampang gagah | Tangki besar, posisi duduk mendukung, harga relatif kompetitif |
| CFMOTO 450MT | Adventure menengah | Bobot lebih ringan, panel TFT, ABS, dan suspensi serbaguna |
| KTM 390 Adventure | Adventure ringan | Lincah di kota, cukup baik untuk perjalanan jauh, ada traction control |
| BMW F 900 GS | Adventure premium | Fitur bantuan lengkap, suspensi modern, dan mesin bertenaga |
Honda NX500 menjadi salah satu nama yang paling menonjol di kelas menengah. Berdasarkan spesifikasi resmi Honda, motor ini memakai mesin dua silinder 471 cc dengan karakter tenaga halus, efisiensi bahan bakar yang baik, serta posisi duduk ergonomis.
Masih dari kubu Honda, CB500X tetap relevan untuk pengendara yang mencari motor adventure yang mudah dipahami. Karakter mesinnya dikenal mudah dikendalikan, sehingga motor ini cocok untuk pengendara yang baru masuk ke dunia touring.
Dari Yamaha, Tracer 9 memperkuat segmen sport touring dengan mesin tiga silinder bertenaga dan sistem elektronik modern. Informasi resmi Yamaha Motor Company juga menempatkan posisi berkendaranya sebagai salah satu faktor yang mendukung perjalanan panjang tanpa cepat lelah.
Yamaha MT-07 mengambil pendekatan berbeda karena bentuknya naked bike, tetapi tetap banyak dipilih untuk touring. Mesin CP2 yang responsif, bobot ringan, dan dukungan aksesori seperti windshield, box belakang, serta side pannier membuatnya fleksibel untuk perjalanan jauh.
Alternatif yang kuat di kelas adventure
Kawasaki Versys 650 masih menjadi nama penting di kategori adventure touring. Motor ini dikenal memiliki posisi duduk nyaman, windshield tinggi, dan mesin dua silinder yang stabil saat dipakai di jalan bebas hambatan maupun jalur pegunungan.
Suzuki V-Strom 650 juga mempertahankan reputasi sebagai motor touring yang seimbang. Berdasarkan spesifikasi resmi Suzuki, model ini menawarkan kombinasi kenyamanan, daya tahan, dan kemampuan melintasi berbagai kondisi jalan.
Benelli TRK 502 hadir sebagai opsi menarik bagi yang menyukai tampilan adventure yang gagah. Model asal Italia ini populer karena tangki bahan bakar berkapasitas besar, posisi duduk yang mendukung perjalanan jauh, dan harga yang relatif kompetitif.
CFMOTO 450MT mulai mencuri perhatian di segmen adventure menengah. Motor ini menawarkan bobot yang lebih ringan dibandingkan sebagian kompetitor, tetapi tetap membawa panel instrumen TFT, ABS, dan suspensi untuk berbagai medan.
KTM 390 Adventure cocok bagi pengendara yang mencari motor adventure ringan untuk dua kebutuhan sekaligus. Performanya dinilai cukup baik untuk perjalanan jauh, namun tetap lincah dipakai di perkotaan, dengan tambahan traction control dan mode berkendara.
BMW F 900 GS melengkapi daftar sebagai pilihan premium. Menurut BMW Motorrad, motor adventure ini menawarkan teknologi yang sangat lengkap, termasuk sistem bantuan pengendara, suspensi modern, serta mesin bertenaga untuk perjalanan lintas negara maupun off road ringan.
Hal yang perlu diperhatikan sebelum memilih
Memilih motor touring tidak selalu berarti memilih mesin besar. Motor kelas menengah sudah bisa memberi kenyamanan tinggi, efisiensi bahan bakar yang baik, dan biaya perawatan yang lebih terjangkau.
Karakter penggunaan tetap harus menjadi pertimbangan utama. Postur pengendara, jenis rute yang sering dilalui, dan ketersediaan jaringan layanan purna jual perlu masuk dalam keputusan sebelum membeli.
Sebelum berangkat, kondisi motor wajib dipastikan prima. Pemeriksaan oli mesin, tekanan ban, sistem pengereman, rantai, lampu, dan cairan pendingin perlu dilakukan agar perjalanan berlangsung aman.
Perlengkapan berkendara yang sesuai standar keselamatan juga tidak boleh diabaikan. Di rute panjang, kombinasi motor yang tepat, kondisi kendaraan yang sehat, serta perlindungan yang memadai akan sangat menentukan kenyamanan saat menjelajahi berbagai wilayah di Indonesia.
