20 Rumah Apung Disiapkan Pemprov Jateng, Warga Demak Pesisir Dapat Harapan Baru Melawan Rob

Author: Redaksi Android62

Sebanyak 20 rumah apung disiapkan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk warga pesisir Demak yang terus berhadapan dengan rob. Program ini diarahkan sebagai upaya menyediakan hunian yang tetap layak bagi masyarakat di kawasan yang kerap tergenang air laut.

Pembangunan tersebut menyasar permukiman di wilayah yang paling sering terdampak, terutama Desa Timbulsloko dan Desa Bedono, Kecamatan Sayung. Skema pengerjaannya dilakukan bersama Pemerintah Kabupaten Demak dan Bank Jateng agar penanganan rob bisa berjalan lebih terkoordinasi.

Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Jawa Tengah, Boedyo Dharmawan, menegaskan bahwa rumah apung menjadi salah satu langkah konkret untuk menjawab persoalan tempat tinggal di pesisir. Ia menyebut warga yang rumahnya berulang kali terendam memang memerlukan solusi yang bisa menyesuaikan diri dengan kondisi lingkungan yang terus berubah.

“Bantuan rumah apung terus kami lakukan sebagai langkah solutif bagi warga terdampak rob di Kabupaten Demak,” ujar Boedyo, Rabu (22/4/2026).

Boedyo juga menekankan bahwa persoalan rob tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja. Menurut dia, kondisi kawasan dan kebutuhan hunian warga harus ditangani melalui kerja bersama yang melibatkan banyak unsur.

Pendekatan itu dikaitkan dengan semangat “Ngopeni Nglakoni Jawa Tengah” yang diusung Gubernur Ahmad Luthfi dan Wakil Gubernur Taj Yasin Maimoen. Dalam pelaksanaannya, pemerintah menempatkan kolaborasi sebagai fondasi utama, bukan mengandalkan satu figur atau satu instansi semata.

Dari total 20 unit yang direncanakan, 19 rumah apung akan berdiri di Desa Timbulsloko dan satu unit di Desa Bedono. Sebanyak 17 unit dibiayai melalui APBD Provinsi Jawa Tengah, sementara sisanya mendapat dukungan dari kerja sama lintas pihak.

Hingga akhir 2025, Demak telah memiliki 15 unit rumah apung. Rinciannya terdiri atas satu unit prototipe pada 2023, satu unit pada 2024 oleh Yayasan Sheep Indonesia, dan 13 unit pada 2025 yang didukung CSR Bank Jateng serta Pemkab Demak.

Pembangunan tambahan untuk 2026 juga sudah dimulai sejak Maret dengan tiga unit tahap awal. Beberapa penerima manfaat yang disebut dalam program ini antara lain Rokank dari Desa Bedono serta Krisma dan Ngadiyanto dari Desa Timbulsloko.

Pemerintah menargetkan seluruh 20 unit itu selesai pada Mei 2026. Hunian tersebut diharapkan memberi rasa aman dan nyaman bagi warga yang selama ini harus menyesuaikan hidup dengan genangan rob yang datang berulang.

Di pesisir Demak, rob masih menjadi tantangan besar karena langsung memengaruhi tempat tinggal dan aktivitas harian warga. Karena itu, rumah apung diposisikan bukan sekadar bantuan fisik, melainkan bagian dari ikhtiar menjaga warga tetap bisa bertahan di kampung halamannya.

Source: elshinta.com
Redaksi Android62
Redaksi Android62

Android62.com menghadirkan berita dari beragam sumber dengan penyajian unik, ringkas, dan informatif untuk pembaca modern.

Newsletter Text above the Email input field
Follow Us
Berita Terbaru