23 Ukuran, Pemotongan Laser, Lalu Tetap Dijahit Tangan, Begini Cara REV’IT! Membuat Baju Balap MotoGP

Author: Redaksi Android62

Di fasilitas Tailortech milik REV’IT! di Italia, baju balap untuk level MotoGP tidak selesai hanya lewat mesin dan perangkat digital. Proses akhirnya tetap bergantung pada tangan para penjahit terampil yang merakit setiap suit dengan presisi tinggi.

Yang membuatnya menarik, semua itu dimulai dari data tubuh rider yang dikumpulkan sangat rinci. Satu set suit custom bisa melewati 23 ukuran terpisah, ditambah pemindaian tubuh penuh untuk memastikan hasil akhirnya benar-benar mengikuti bentuk pengendara.

Pendekatan ini penting karena racing suit harus pas di tubuh rider, tetapi tetap memberi ruang gerak yang aman. Kebutuhan itu berlaku saat pengendara berada di atas motor maupun ketika bergerak di luar motor, sehingga kenyamanan dan perlindungan harus berjalan bersamaan.

Dari tubuh rider ke pola digital

Setelah pengukuran selesai, data tubuh tidak langsung masuk ke tahap jahit. REV’IT! lebih dulu menyusun pola suit di perangkat lunak agar bentuk dasar dan detailnya sesuai dengan hasil fitting.

Pada tahap yang sama, elemen grafis seperti logo sponsor, nama pembalap, dan angka balap juga diposisikan secara digital. Setiap layout kemudian diperiksa lagi sebelum mendapat persetujuan untuk masuk ke proses berikutnya.

Sesudah lolos pengecekan, pola suit diproyeksikan dengan laser ke lembaran kulit berukuran besar. Langkah ini dipakai untuk meminimalkan kesalahan saat pemotongan dan menjaga hasilnya tetap sesuai rancangan awal.

Kulit lalu dipotong menggunakan mesin khusus yang memiliki presisi tinggi. Proses ini membantu mengurangi pekerjaan manual yang berulang, tetapi tidak menghapus peran tangan dalam tahap paling penting.

Jahitan tangan tetap jadi inti

Meski bagian awal produksi sudah banyak dibantu teknologi, perakitan suit tetap dilakukan secara manual. Penjahit terampil menjahit setiap suit dengan tangan sebelum masuk ke pemeriksaan kualitas.

Setelah itu, komponen pelindung dipasang pada suit. Tahap akhir juga mencakup pemasangan armor, speed hump, dan airbag pada tiap unit yang dibuat.

Kombinasi pengukuran rinci, pemindaian tubuh penuh, proses digital, dan jahitan tangan membuat produksi racing leathers di Tailortech terasa sangat khas. REV’IT! saat ini menawarkan tiga tipe race suit dalam program made-to-measure tersebut, dengan pola dasar yang sudah ditentukan sejak awal sesuai model yang dipilih.

Video tur fasilitas Tailortech yang dibagikan oleh mantan pembalap BSB, Taylor Mackenzie, ikut memperlihatkan detail proses yang jarang terlihat publik. Dari pengukuran hingga perakitan akhir, seluruh alurnya menunjukkan bahwa pembuatan baju balap MotoGP masih membutuhkan ketelitian tangan manusia.

Berita Terbaru