BYD berhasil menembus posisi kelima merek mobil terlaris nasional pada semester pertama 2026. Berdasarkan data wholesales GAIKINDO, pabrikan ini mencatat distribusi 23.257 unit selama Januari hingga Juni.
Di balik capaian itu, BYD tidak mengandalkan banyak model sekaligus. Tiga nama justru menjadi penopang utama penjualan, yaitu Atto 1, M6, dan Sealion 7.
Atto 1 masih menjadi penyumbang terbesar
Atto 1 tampil sebagai tulang punggung utama dengan total 10.116 unit. Model ini hadir dalam beberapa varian, dan sebagian besar volumenya masih ditopang versi CBU sebelum kontribusi CKD mulai terlihat.
Posisi berikutnya ditempati M6 dengan 7.669 unit. MPV listrik ini memperlihatkan komposisi penjualan yang cukup seimbang antara varian CBU dan CKD, sehingga menjadi salah satu model penting bagi konsumen keluarga.
Sealion 7 menyusul dengan 4.156 unit. SUV premium ini menguatkan citra BYD di segmen yang lebih tinggi melalui dua varian CBU yang sama-sama menyumbang volume pada semester pertama.
| Model | Total Unit | Varian Utama | Keterangan |
|---|---|---|---|
| Atto 1 | 10.116 | Dynamic Standard Range, Premium Extended Range, Premium CKD, Dynamic CKD, Standard CKD | SUV listrik kompak |
| M6 | 7.669 | Superior Captain, Superior, Standard, Cross Advance, Classic Dynamic, Cross Superior, Cross Superior Captain, Classic Standard | MPV listrik |
| Sealion 7 | 4.156 | Premium, Performance 4×4 AWD | SUV premium |
| Atto 3 | 720 | Advanced Standard Range, Superior Extended Range | Model tambahan dalam lini BYD |
| Dolphin | 194 | Premium Standard Range, Dynamic Standard Range | Model tambahan dalam lini BYD |
| E6 | 145 | Tidak dirinci | Model tambahan dalam lini BYD |
CKD mulai memberi dorongan nyata
Data Januari hingga Juni 2026 juga menunjukkan bahwa varian rakitan lokal atau CKD mulai memberi kontribusi nyata, terutama pada bulan Juni. Dalam satu bulan itu saja, BYD mendistribusikan 5.264 unit.
Porsi tersebut ikut terbantu oleh model-model CKD yang mulai masuk pasar. Strategi ini dinilai efektif karena produksi dalam negeri dapat membantu menekan harga agar lebih kompetitif.
Ragam model ikut memperluas pasar BYD
Selain tiga model utama, BYD juga punya beberapa model lain yang menambah sebaran penjualan. Atto 3 mencatat 720 unit, sementara Dolphin membukukan 194 unit dan E6 sebanyak 145 unit.
Kehadiran lini yang beragam membuat BYD memiliki rentang produk dari SUV kompak, MPV besar, hingga SUV premium. Seluruh model BYD di Indonesia juga berbasis EV, sehingga sejalan dengan tren elektrifikasi yang terus berkembang.
Dalam pembacaan pasar ala Suara.com, kombinasi Atto 1, M6, dan Sealion 7 menunjukkan bahwa pertumbuhan BYD di Indonesia dibangun oleh tiga model inti yang saling melengkapi. Di saat yang sama, penguatan CKD memberi ruang bagi merek ini untuk menjaga daya saing di pasar kendaraan listrik yang semakin ramai.
Source: www.suara.com






