Yamaha kembali menyesuaikan harga oli resmi Yamalube pada Juli 2026, hanya dua bulan setelah kenaikan sebelumnya pada Mei 2026. Dari seluruh lini yang dipantau, Turbo Matic menjadi satu-satunya varian yang belum ikut naik lagi pada periode itu.
Keputusan tersebut membuat Turbo Matic menonjol di tengah gelombang penyesuaian harga yang menyentuh hampir semua varian Yamalube. Harga oli ini tercatat Rp100 ribu sebelum naik menjadi Rp110 ribu pada Mei 2026, lalu tetap bertahan di level yang sama pada Juli.
Hampir semua varian kembali naik
Berbeda dengan Turbo Matic, varian lain mengalami kenaikan beruntun dalam rentang waktu yang singkat. Super Matic bergerak dari Rp86 ribu menjadi Rp90 ribu pada Mei, lalu naik lagi ke Rp94 ribu pada Juli.
Power Matic juga ikut terkerek dari Rp59 ribu menjadi Rp65 ribu, kemudian naik lagi menjadi Rp67 ribu. Pola yang sama terjadi pada Super Sport, Sport, dan Gold yang seluruhnya kembali menyesuaikan harga setelah kenaikan pada Mei.
| Varian | Harga Lama | Mei 2026 | Juli 2026 |
|---|---|---|---|
| Turbo Matic | Rp100 ribu | Rp110 ribu | Rp110 ribu |
| Super Matic | Rp86 ribu | Rp90 ribu | Rp94 ribu |
| Power Matic | Rp59 ribu | Rp65 ribu | Rp67 ribu |
| Super Sport | Rp99 ribu | Rp106 ribu | Rp110 ribu |
| Sport | Rp69 ribu | Rp75 ribu | Rp78 ribu |
| Gold | Rp60 ribu | Rp65 ribu | Rp67 ribu |
Lonjakan terasa di hampir seluruh lini
Super Sport naik dari Rp99 ribu ke Rp106 ribu pada Mei, lalu menjadi Rp110 ribu pada Juli. Sementara itu, Yamalube tipe Sport bergerak dari Rp69 ribu ke Rp75 ribu, kemudian naik lagi menjadi Rp78 ribu.
Untuk tipe Gold, harga berubah dari Rp60 ribu menjadi Rp65 ribu pada Mei, lalu naik lagi ke Rp67 ribu pada Juli. Dengan demikian, hampir seluruh varian Yamalube mengalami koreksi harga dalam waktu yang berdekatan.
Tekanan pasar pelumas ikut terasa
Kenaikan harga Yamalube berlangsung di tengah pelemahan Rupiah terhadap Dolar AS. Berdasarkan pantauan www.suara.com, kondisi itu ikut mendorong harga sejumlah oli mesin di pasar secara lebih luas.
Laporan yang sama menyebut lonjakan harga pelumas di pasar dapat mencapai 20 persen hingga 40 persen. Bagi pengguna motor, perubahan ini berarti biaya perawatan ikut bergerak naik dalam waktu singkat.
Yamaha memang belum menaikkan harga Turbo Matic pada Juli, tetapi tren pada varian lain menunjukkan tekanan harga belum mereda. Situasi tersebut membuat konsumen perlu memperhatikan kembali biaya rutin perawatan motor, terutama jika memakai varian Yamalube yang sudah lebih dulu naik dua kali dalam dua bulan.
Source: www.suara.com






