Kamaru Usman memasukkan Khabib Nurmagomedov, Islam Makhachev, dan Muhammad Ali dalam daftar tiga petarung Muslim yang paling dikaguminya. Pilihan tersebut disampaikan mantan juara kelas welter UFC itu ketika ia sedang mempersiapkan diri menghadapi Dricus du Plessis.
Dua nama berasal dari UFC, sedangkan Muhammad Ali mewakili dunia tinju. Daftar itu memperlihatkan penghargaan Usman kepada figur-figur besar dari disiplin olahraga tarung yang berbeda.
Tiga nama pilihan Usman
| Nama | Bidang | Keterangan |
|---|---|---|
| Khabib Nurmagomedov | UFC | Mantan juara kelas ringan UFC |
| Islam Makhachev | UFC | Juara kelas ringan UFC |
| Muhammad Ali | Tinju | Legenda dunia tinju |
Nama Khabib menjadi pilihan yang langsung disebut Usman saat diminta menentukan petarung Muslim favoritnya. “Tentu saja Khabib Nurmagomedov harus ada dalam daftar,” ujar Usman dalam petikan wawancara UFC yang diterima sport.detik.com.
Usman kemudian menambahkan Islam Makhachev, yang disebut sebagai juara kelas ringan UFC. Setelah itu, ia membuka ruang bagi sosok dari luar UFC dan memilih Muhammad Ali.
“Kemudian Islam Makhachev juga. Kalau boleh memasukkan petarung di luar UFC, saya juga akan memilih Muhammad Ali,” tutur Usman. Ketiga pilihan itu menempatkan Khabib dan Makhachev sebagai wakil MMA, serta Ali sebagai tokoh dari arena tinju.
Fokus menuju laga melawan Du Plessis
Di tengah pembicaraan mengenai para petarung yang dikaguminya, perhatian utama Usman tetap tertuju pada laga berikutnya. Ia dijadwalkan menghadapi Dricus du Plessis dalam pertarungan utama UFC Fight Night 281.
Pertarungan tersebut akan digelar di Paycom Center, Oklahoma City, Amerika Serikat. Duel Usman melawan Du Plessis dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 19 Juli 2026 pagi WIB.
Menjelang laga itu, petarung berjuluk The Nigerian Nightmare tersebut juga mengirim pesan kepada penggemarnya di Indonesia dan Asia. Ia membuka pesannya dengan salam, “Assalamualaikum untuk semua saudara-saudara saya di Indonesia dan seluruh Asia.”
Konsistensi sebagai ukuran perkembangan
Usman menekankan pentingnya tetap mengejar mimpi walaupun arah untuk mencapai tujuan belum terlihat sepenuhnya. Menurutnya, banyak orang memilih tidak mengambil langkah karena belum bisa melihat jalan yang akan dilalui.
“Saya ingin mengatakan, teruslah mengejar mimpi kalian. Banyak orang tidak melakukannya karena mereka belum bisa melihat jalannya,” kata Usman. Ia menilai keberanian memulai proses menjadi hal penting dalam perjalanan menuju tujuan.
Bagi Usman, konsistensi merupakan patokan utama untuk melihat perkembangan diri. Prinsip itu, menurutnya, dapat digunakan dalam kegiatan belajar maupun pekerjaan sehari-hari.
“Bagi saya, satu hal yang selalu saya pegang adalah konsistensi merupakan cara terbaik untuk mengukur kemajuan,” katanya. Ia menekankan bahwa peningkatan kecil yang dilakukan secara rutin dapat membentuk perkembangan yang nyata.
Usman tidak menuntut perubahan besar terjadi dalam waktu singkat. Ia menyarankan seseorang untuk melakukan apa yang sedang dipelajari atau dikerjakan secara berkelanjutan setiap hari.
“Apa pun yang sedang Anda pelajari atau kerjakan, lakukan secara konsisten setiap hari. Dengan begitu, Anda akan menjadi sedikit lebih baik daripada hari sebelumnya,” ucapnya. Prinsip tersebut disebut Usman sebagai pegangan pribadi dalam menilai pertumbuhan diri.
“Saya percaya konsistensi adalah kunci menuju kemajuan yang nyata,” kata Usman. Pesan itu menyertai persiapannya menuju duel utama UFC Fight Night 281 melawan Du Plessis.
