3 Skutik Retro dengan Selisih Harga Tipis, Fazzio Unggul Tangki dan Teknologi

Author: Redaksi Android62

Yamaha Fazzio menawarkan tangki bahan bakar terbesar di antara tiga skutik retro yang dibandingkan, yakni 5,1 liter. Kapasitas ini menjadi nilai penting bagi pengguna yang ingin mengurangi frekuensi pengisian bahan bakar saat menempuh rute harian.

Keunggulan Fazzio tidak berhenti pada tangki, karena model ini juga memakai mesin Blue Core Hybrid 124,86 cc. Teknologi hibrida tersebut dirancang untuk membantu akselerasi awal terasa lebih halus dan bertenaga dalam penggunaan perkotaan.

Persaingan Honda Scoopy, Suzuki Access 125, dan Yamaha Fazzio tidak hanya ditentukan oleh tampilan klasik. Pembeli juga perlu mencermati harga, ukuran mesin, kapasitas tangki, fitur praktis, serta karakter pemakaian masing-masing model.

Data harga pasar per Juli 2026 yang dimuat Suara.com menempatkan Fazzio sebagai pilihan dengan harga awal paling rendah. Suzuki Access 125 berada pada posisi paling mahal, sementara Scoopy mengisi rentang harga di antara keduanya.

Model Harga Mesin Pajak Tahunan
Honda Scoopy Rp23.376.000–Rp24.181.000 109,5 cc Rp250.000–Rp300.000
Suzuki Access 125 Rp26.050.000 124 cm³ Rp300.000–Rp350.000
Yamaha Fazzio Rp22.820.000–Rp25.250.000 124,86 cc Rp300.000–Rp350.000

1. Honda Scoopy

Honda Scoopy dijual mulai Rp23.376.000 untuk tipe Fashion, sedangkan tipe Prestige dibanderol Rp24.181.000. Model ini menggunakan mesin eSP 109,5 cc dan menjadi satu-satunya peserta perbandingan yang berada di kelas 110 cc.

Desain bodi membulat menjadi identitas utama Scoopy yang sudah lama dikenal di segmen skutik retro Indonesia. Penggunaan ban lebar berukuran 12 inci juga mendukung stabilitas kendaraan saat digunakan berkendara.

Mesin eSP Scoopy dikenal efisien untuk kebutuhan mobilitas rutin di kawasan perkotaan. Pada varian tertinggi, Honda menyematkan Smart Key sebagai tambahan fitur keamanan bagi pemilik.

Namun, kapasitas tangki Scoopy hanya 4,2 liter dan menjadi yang paling kecil dalam perbandingan ini. Kapasitas mesin yang lebih kecil juga perlu dipertimbangkan oleh pengguna yang memprioritaskan tenaga ketika melewati tanjakan.

2. Suzuki Access 125

Suzuki Access 125 membawa mesin 124 cm³ dengan banderol Rp26.050.000. Harga tersebut menjadikannya model termahal dari tiga skutik retro yang dibandingkan.

Mesin yang lebih besar memberi karakter tenaga yang lebih mantap saat menghadapi tanjakan dibandingkan Scoopy. Access 125 diarahkan kepada pengguna yang mempertimbangkan durabilitas mesin dan kesan bodi kokoh berstandar ekspor.

Dari sisi fungsionalitas, Access 125 telah dilengkapi USB Charger untuk mendukung perangkat pengguna selama beraktivitas. Bagasinya juga tergolong luas untuk membawa berbagai perlengkapan harian.

Harga yang lebih tinggi menjadi faktor yang perlu dihitung sebelum menentukan pilihan. Popularitas Suzuki di segmen ini juga disebut belum sekuat dua pesaingnya, terutama bila mempertimbangkan nilai jual kembali.

3. Yamaha Fazzio

Yamaha Fazzio Hybrid dibanderol mulai Rp22.820.000, sedangkan Fazzio Lux mencapai Rp25.250.000. Rentang tersebut membuat Fazzio memiliki titik masuk paling rendah, meski varian tertingginya melampaui harga beberapa pilihan Scoopy.

Karakter hibrida Fazzio berorientasi pada efisiensi penggunaan di dalam kota, bukan untuk mengejar tenaga puncak layaknya skutik sport 125 cc. Desainnya yang segar juga memberi pilihan bagi pengguna yang ingin tampil berbeda di parkiran kantor maupun kampus.

Pilihan akhir bergantung pada kebutuhan yang paling diprioritaskan pengguna. Scoopy menawarkan desain ikonik dan efisiensi, Access 125 menekankan mesin serta kepraktisan, sedangkan Fazzio memadukan harga awal rendah, teknologi hibrida, dan tangki paling besar.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru