Selisih Kurs Dolar di 4 Bank Mencolok, BCA Punya Harga Jual Terendah

Author: Redaksi Android62

Selisih kurs dolar AS di BCA, BRI, Bank Mandiri, dan BNI menjadi hal penting bagi nasabah pada Selasa, 21 Juli 2026. Pada layanan elektronik dan special rate, BCA menawarkan harga jual terendah, yakni Rp17.947 per dolar AS.

Perbedaan nominal tersebut muncul saat rupiah dibuka menguat tipis 0,05% atau 9 poin ke posisi Rp17.939 per dolar AS. Penguatan ini terjadi ketika indeks dolar AS atau DXY justru naik 0,01% ke level 100,96.

Kurs Elektronik dan Special Rate

Harga beli tertinggi dalam kelompok kurs elektronik dan special rate ditetapkan Bank Mandiri sebesar Rp17.955 per dolar AS. Nasabah tetap perlu membedakan harga beli bank, yakni kurs ketika bank membeli dolar dari nasabah, dengan harga jual bank untuk pembelian dolar.

Bank Jenis Kurs Harga Beli Harga Jual
BCA E-rate Rp17.927 Rp17.947
BRI E-rate Rp17.937 Rp17.967
Bank Mandiri Special rate Rp17.955 Rp17.985
BNI Special rates Rp17.925 Rp17.955

Rentang harga jual pada empat layanan tersebut berada antara Rp17.947 hingga Rp17.985 per dolar AS. Dengan demikian, perbedaan antara penawaran jual BCA dan Bank Mandiri mencapai Rp38 per dolar AS.

Data BRI yang digunakan untuk e-rate tercatat berlaku per 20 Juli 2026. BNI menetapkan special rates beli Rp17.925 dan jual Rp17.955 pada pukul 09.50 WIB, sedangkan data e-rate BCA tercatat pada pukul 09.54 WIB.

TT Counter dan Bank Notes Lebih Tinggi

Perbedaan yang lebih lebar terlihat pada layanan TT counter dan bank notes. Kurs jual TT counter BCA, Bank Mandiri, dan BNI sama-sama berada di Rp18.030 per dolar AS, sementara BRI mematok Rp18.070.

Bank Layanan Harga Beli Harga Jual
BCA TT counter Rp17.755 Rp18.030
BCA Bank notes Rp17.765 Rp18.040
BRI TT counter Rp17.870 Rp18.070
Bank Mandiri TT counter Rp17.730 Rp18.030
Bank Mandiri Bank notes Rp17.720 Rp18.020
BNI TT counter Rp17.730 Rp18.030
BNI Bank notes Rp17.815 Rp18.115

Untuk bank notes, BNI menawarkan kurs jual paling tinggi sebesar Rp18.115 per dolar AS. BCA menetapkan kurs jual Rp18.040, sedangkan Bank Mandiri berada pada Rp18.020 per dolar AS.

Harga beli TT counter tertinggi datang dari BRI pada level Rp17.870 per dolar AS. Bank Mandiri dan BNI sama-sama menetapkan harga beli Rp17.730, sementara BCA berada di Rp17.755.

Sentimen Rupiah Masih Berubah Cepat

Pada perdagangan sebelumnya, Senin, 20 Juli 2026, rupiah ditutup melemah 27 poin ke Rp17.948 per dolar AS. Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi memperkirakan rupiah berpotensi ditutup melemah dalam rentang Rp17.940 hingga Rp18.000 per dolar AS.

Menurut Ibrahim, pasar mencermati memanasnya konflik AS-Iran setelah kedua negara saling melancarkan serangkaian serangan pada akhir pekan. Sentimen global tersebut menjadi salah satu tekanan yang diperhatikan pelaku pasar terhadap mata uang Indonesia.

Dari domestik, perlambatan investasi dan konsumsi rumah tangga yang lesu dinilai dapat menahan pertumbuhan ekonomi nasional di bawah 5%. Pertumbuhan ekonomi kuartal II-2026 diperkirakan sekitar 4,9% secara tahunan, meski realisasi investasi mencapai Rp511,8 triliun atau tumbuh 7,1% secara tahunan.

Nasabah perlu memastikan jenis layanan sebelum melakukan transaksi dolar AS karena e-rate, special rate, TT counter, dan bank notes memiliki nominal berbeda. Kurs juga dapat berubah mengikuti kondisi pasar serta kebijakan masing-masing bank.

Source: finansial.bisnis.com
Berita Terbaru