363 Tim Adu Solusi AI di Showcase Komdigi-Microsoft, Lulusan METC Unjuk Gigi

Author: Redaksi Android62

Sebanyak 363 tim ambil bagian dalam AI Impact Challenge yang ditutup lewat Innovation Showcase di Garuda Spark Innovation Hub, Jakarta. Ajang ini menampilkan solusi berbasis kecerdasan buatan dari lulusan Microsoft Elevate Training Center (METC) yang disiapkan untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat.

Melalui format showcase, para peserta tidak hanya berhenti pada tahap pelatihan, tetapi juga mempresentasikan karya mereka di booth kepada pemangku kepentingan. Mereka mendapat kesempatan unjuk kerja di hadapan perwakilan pemerintah dan industri, sekaligus menerima apresiasi langsung atas solusi yang dibawa.

Solusi yang lahir dari pelatihan dan praktik

AI Impact Challenge memang dirancang sebagai penutup rangkaian pembelajaran yang menekankan penerapan, bukan sekadar teori. Kompetisi ini menyiapkan dua jalur, yakni Datathon untuk analisis data dan rekomendasi berbasis AI, serta Hackathon untuk membangun solusi digital atas persoalan dunia nyata.

Pendekatan itu membuat peserta METC terbiasa mengubah pengetahuan teknis menjadi produk yang lebih relevan dengan kebutuhan lapangan. Penyusunan karya juga memperlihatkan bahwa inovasi AI tidak hanya berhenti pada kelas pelatihan, tetapi harus bergerak menuju dampak yang bisa dirasakan.

Lebih dari 42.000 talenta sudah mendapat akses belajar AI

Microsoft Elevate Training Center merupakan bagian dari inisiatif global Microsoft Elevate yang mendorong percepatan keterampilan AI dan kompetensi digital. Pada 2026, lebih dari 42.000 talenta digital Indonesia telah memperoleh akses pembelajaran di bidang artificial intelligence, machine learning, data science, dan teknologi cloud berbasis Microsoft Azure.

Peserta METC mengikuti pembelajaran mandiri melalui platform Dicoding, lalu melanjutkannya dengan pelatihan online dan offline dari praktisi industri. Skema ini dirancang agar mereka tidak hanya memahami konsep dasar, tetapi juga mampu menerapkan AI dalam proyek nyata.

Pemerintah dan industri dorong AI yang relevan

Dari sisi pemerintah, Edwin Hidayat Abdullah, Direktur Jenderal Ekosistem Digital Komdigi, menyampaikan dukungan terhadap kolaborasi AI Impact Challenge. Ia menegaskan komitmen kementerian dalam memperkuat kedaulatan bangsa di bidang AI melalui pendekatan yang lebih relevan dan berdampak.

Edwin menilai aspek AI Sovereignty penting agar Indonesia mampu maju di bidang teknologi dengan kekuatan sendiri. Sementara itu, Alfreno Kautsar Ramadhan, Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Kepemudaan dan Startup, menekankan pentingnya use case nyata dari masyarakat agar inovasi yang lahir tidak lepas dari kebutuhan lapangan.

Widya Listyowulan, Government Affairs Director Microsoft Indonesia, menyebut AI Impact Challenge lebih dari sekadar kompetisi teknologi. Menurut dia, ajang ini juga menjadi bentuk pengembangan sumber daya manusia digital yang strategis karena berorientasi pada pemecahan masalah sehari-hari.

Widya menambahkan bahwa Microsoft bangga menjadi bagian dari ekosistem tersebut dan akan terus mendukung kebijakan yang mendorong adopsi AI yang bertanggung jawab, berdampak, dan merata. Kolaborasi antara Microsoft, Dicoding Indonesia, dan Komdigi diposisikan sebagai ruang temu antara inovasi, kebijakan, dan kebutuhan industri.

Minat talenta digital terus menguat

Narenda Wicaksono, CEO Dicoding Indonesia, menyoroti temuan Indonesia Developer Outlook 2026 yang menunjukkan 67,3% talenta digital Indonesia telah menggunakan AI setiap hari. Dari kelompok itu, 93,6% di antaranya merasakan peningkatan produktivitas yang signifikan.

“AI bukan lagi teknologi masa depan, melainkan keterampilan yang harus dimiliki saat ini,” ujar Narenda. Ia menambahkan bahwa tujuan METC adalah memastikan talenta digital tidak hanya menjadi pengguna AI, tetapi juga pencipta solusi berbasis AI yang bermanfaat.

Narenda juga menyebut kolaborasi Microsoft dan Dicoding sejak 2025 telah membuka akses pembelajaran teknologi bagi lebih dari 80 ribu talenta digital Indonesia. Capaian itu menunjukkan ekosistem pembelajaran yang terus berkembang dan memperkuat daya saing di era transformasi digital berbasis AI.

Melalui AI Impact Challenge Innovation Showcase, para penyelenggara berharap semakin banyak talenta digital Indonesia mampu menghadirkan inovasi yang kuat secara teknis sekaligus memberi dampak sosial dan ekonomi. Kolaborasi lintas sektor ini diarahkan untuk memperkuat ekosistem AI nasional dan mendorong lahirnya solusi yang makin relevan bagi kebutuhan bangsa.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru