Balet ternyata bukan sekadar pelengkap peran bagi sejumlah aktor Korea. Di tangan empat nama ini, balet menjadi latihan disiplin, cara membaca karakter, dan bekal untuk menampilkan ekspresi yang lebih halus di layar.
Dari yang memulai dari nol hingga yang sudah memiliki dasar tari sejak awal karier, pengalaman mereka menunjukkan bahwa balet dapat mengubah cara seorang aktor bergerak dan membangun kehadiran di depan kamera.
Song Kang menekuni gerakan dari nol untuk Navillera
Song Kang mengaku mempelajari balet selama lima sampai enam bulan sebelum syuting Navillera. Ia menilai gerakan balet sangat teknis dan sulit, sehingga tidak menargetkan diri untuk tampil seperti balerina profesional dalam waktu singkat.
Fokusnya justru diarahkan pada keindahan gerak tubuh dan ekspresi wajah. Ia ingin gerakannya tetap anggun, tetapi emosi dalam akting juga harus terjaga karena unsur itu tetap menjadi inti drama.
Song Kang juga menyebut Navillera sebagai pengalaman pertamanya belajar menari. Meski sempat tertekan karena khawatir tidak mampu membawakan peran dengan baik, ia menilai hasil akhirnya memuaskan.
Park In Hwan sempat ragu sebelum menerima tantangan
Park In Hwan awalnya ragu menerima tawaran memerankan Shin Duk Chool di Navillera. Ia memahami bahwa peran itu menuntut latihan balet dan membawa tanggung jawab besar.
Namun, ia akhirnya setuju karena ingin memberi keberanian kepada orang-orang seusianya untuk mengejar impian. Dalam proses syuting, ia menyadari balet adalah bentuk ekspresi yang anggun dan fleksibel, meski tubuhnya sempat kaku dan sulit mengikuti gerakan.
Park In Hwan juga memandang drama itu bukan sebagai kisah tentang mengejar status penari balet profesional. Baginya, cerita tersebut lebih dekat pada pesan untuk menerima tantangan baru, termasuk saat ia mulai terbiasa mengenakan pakaian balet meski sempat malu di awal.
Uhm Ki Joon dinilai lentur dan peka pada detail
Nama Uhm Ki Joon ikut menonjol saat konferensi pers Innocent Defendant. Ji Sung menilai rekan mainnya itu memiliki kelebihan khusus karena pernah berlatih balet sebelumnya.
Menurut Ji Sung, pengalaman balet membuat Uhm Ki Joon sangat lentur dan lebih peka pada detail kecil di setiap adegan. Kelebihan itu membantu chemistry para pemain, meski drama tersebut memiliki nuansa cerita yang cukup kelam.
Lee Joon menjadikan tari sebagai dasar kemampuannya
Lee Joon pernah menjelaskan bahwa kemampuan pertamanya adalah menari. Dalam wawancara dengan Herald POP, ia menyebut pernah mempelajari tari Korea, balet, lalu berkembang menjadi sosok yang juga mahir menyanyi.
Meski memiliki bekal di banyak bidang, Lee Joon mengaku akting adalah hal yang paling menarik baginya. Ia merasa bisa menikmati proses itu, tetapi tetap menegaskan bahwa dirinya selalu bekerja keras, baik saat masih aktif sebagai idol maupun setelah lebih fokus menjadi aktor.
| Nama | Pengalaman Balet | Catatan Penting |
|---|---|---|
| Song Kang | Belajar 5 sampai 6 bulan untuk Navillera | Fokus pada keindahan gerak tubuh dan ekspresi wajah |
| Park In Hwan | Berlatih balet untuk peran Shin Duk Chool di Navillera | Sempat ragu, lalu menerima tantangan untuk memberi keberanian pada orang seusianya |
| Uhm Ki Joon | Pernah berlatih balet sebelumnya | Dinilai lentur dan peka pada detail oleh Ji Sung |
| Lee Joon | Pernah mempelajari tari Korea dan balet | Menjadikan menari sebagai dasar kemampuan awal sebelum akting |
Empat nama ini memperlihatkan bahwa balet dapat hadir dalam perjalanan karier aktor dengan fungsi yang berbeda-beda. Ada yang menggunakannya untuk membangun peran, ada yang menjadikannya modal teknis, dan ada pula yang melihatnya sebagai jalan untuk memperkaya ekspresi di layar.
