Almond, kiwi, produk susu, dan teh chamomile termasuk pilihan yang paling sering disarankan untuk dikonsumsi sebelum tidur. Keempatnya dinilai membantu tubuh lebih rileks sehingga peluang tidur nyenyak menjadi lebih besar.
Pemilihan camilan malam ternyata cukup penting karena kualitas tidur tidak hanya dipengaruhi jadwal istirahat, tetapi juga pola makan. Para ahli umumnya merekomendasikan tidur 7-8 jam tanpa gangguan setiap malam, sehingga asupan menjelang tidur perlu dibuat lebih ringan dan terukur.
Almond dan kiwi
Almond menjadi salah satu opsi yang menonjol karena mengandung magnesium, melatonin, lemak sehat, serat, antioksidan, dan vitamin B. Magnesium sering dikaitkan dengan peningkatan kualitas tidur, terutama pada orang dengan insomnia, sedangkan melatonin membantu mengatur jam biologis tubuh.
Kiwi juga banyak dipilih karena rendah kalori namun kaya vitamin C, serat, antioksidan, dan serotonin. Kandungan itu disebut dapat mendukung pencernaan, membantu mengurangi peradangan, serta berhubungan dengan siklus tidur dan suasana hati.
| Item | Kandungan Utama | Manfaat yang Dikaitkan |
|---|---|---|
| Almond | Magnesium, melatonin, lemak sehat, serat, antioksidan, vitamin B | Membantu tubuh lebih rileks dan mendukung kualitas tidur |
| Kiwi | Vitamin C, serat, antioksidan, serotonin | Berpotensi membantu siklus tidur dan kualitas istirahat |
Produk susu masih punya tempat khusus
Susu hangat, yogurt tawar, dan keju cottage tetap menjadi camilan malam yang menenangkan bagi banyak orang. Ketiganya mengandung tryptophan, asam amino yang membantu produksi serotonin dan melatonin di dalam tubuh.
Kedua zat itu berperan penting dalam mengatur pola tidur, sehingga produk susu kerap dipilih saat tubuh mulai dipersiapkan untuk beristirahat. Beberapa penelitian juga menemukan konsumsi susu sebelum tidur, terutama jika dibarengi aktivitas fisik ringan, dapat membantu meningkatkan kualitas tidur pada orang dewasa yang lebih tua.
Teh chamomile sebagai penutup yang hangat
Bagi yang mencari minuman hangat tanpa susu, teh chamomile menjadi salah satu pilihan yang populer. Minuman ini mengandung antioksidan apigenin yang dipercaya dapat berikatan dengan reseptor tertentu di otak dan memicu rasa kantuk.
Sebuah penelitian tahun 2017 menemukan orang dewasa yang mengonsumsi kapsul chamomile selama empat minggu mengalami kualitas tidur yang lebih baik dibandingkan mereka yang tidak mengonsumsinya. Meski begitu, penelitian yang lebih baru khusus mengenai teh chamomile masih dibutuhkan untuk memperkuat temuan tersebut.
Di antara berbagai pilihan malam hari, keempat camilan ini menonjol karena sifatnya yang ringan dan kaitannya dengan rasa tenang sebelum tidur. Dengan pengaturan yang tepat, tubuh bisa mendapat sinyal yang lebih jelas untuk beristirahat tanpa gangguan yang tidak perlu.







