Di kelas ponsel baterai jumbo, iQOO Z11 5G menjadi model dengan kapasitas paling besar dalam daftar ini. Perangkat tersebut membawa baterai 9.020 mAh, tetapi tetap dibuat relatif ramping dengan ketebalan sekitar 8,25 mm dan bobot 213 gram.
Kombinasi itu dimungkinkan lewat teknologi Silicon Anode generasi keempat yang menawarkan kepadatan energi lebih tinggi dibanding baterai konvensional. iQOO juga menyiapkan 90W FlashCharge yang diklaim mampu mengisi penuh baterai dalam waktu sekitar 68 menit.
POCO X8 Pro Max hadir dengan baterai 8.500 mAh dan diklaim mampu bertahan hingga dua hari dalam pemakaian normal. Kapasitas besar ini didukung teknologi silikon-karbon yang membantu menjaga bodi tetap ramping meski daya yang dibawa lebih besar dari rata-rata.
Untuk pengisian, perangkat ini mengusung 100W HyperCharge. POCO menyebut baterai dapat terisi hingga 50 persen dalam waktu sekitar 24 menit, sementara fitur reverse charging 27W memberi opsi mengisi perangkat lain saat dibutuhkan.
Bagian layar menggunakan AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan kecerahan hingga 3.500 nits. Performa perangkat ditopang chipset MediaTek Dimensity 9500s.
2. realme C100
realme C100 membawa baterai 8.000 mAh sebagai daya tarik utamanya untuk pemakaian harian yang panjang. Berdasarkan pengujian internal, perangkat ini dapat memutar video terus-menerus lebih dari 35 jam.
realme juga menonjolkan teknologi 7-Year Battery Health. Hasil pengujian realme Lab menunjukkan kapasitas baterai masih berada di angka 98 persen setelah satu tahun pemakaian dan tetap di atas 80 persen setelah tujuh tahun.
Pengisian dayanya tersedia melalui 45W Fast Charging dan Reverse Charging 10W. Ada pula fitur Bypass Charging yang membantu menyalurkan daya langsung ke sistem saat bermain gim, sehingga suhu perangkat lebih stabil.
3. realme C100x
realme C100x tetap membawa baterai 8.000 mAh, tetapi diposisikan sebagai opsi yang lebih terjangkau. Ponsel ini ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan perangkat tahan lama untuk menonton video, navigasi perjalanan, dan gim ringan tanpa sering mengisi daya.
Layar yang dipakai adalah IPS LCD 6,8 inci dengan refresh rate 120 Hz. Untuk performa, realme membenamkan chipset UNISOC T7250 dan teknologi Flux Engine agar multitasking tetap lancar dalam penggunaan sehari-hari.
Dari sisi ketahanan, realme C100x mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H, dilengkapi ArmorShell Protection, serta perlindungan IP64 terhadap debu dan cipratan air.
4. iQOO Z11 5G
iQOO Z11 5G menjadi salah satu pilihan paling besar di daftar ini dengan baterai 9.020 mAh. Meski kapasitasnya besar, bodinya tetap relatif ramping dengan ketebalan sekitar 8,25 mm dan bobot 213 gram.
Ponsel ini juga membawa Bypass Charging, Reverse Charging, dan sistem pendingin Glacier Cooling System seluas 18.000 mm². Di sisi tampilan, iQOO Z11 5G memakai layar AMOLED 6,83 inci beresolusi 1,5K dengan refresh rate 144 Hz, sementara dapur pacunya mengandalkan Snapdragon 7s Gen 4.
Jika dibandingkan secara ringkas, keempat perangkat ini menawarkan pendekatan yang berbeda untuk daya tahan panjang. POCO X8 Pro Max menonjol lewat baterai 8.500 mAh dan pengisian 100W, realme C100 mengandalkan kesehatan baterai jangka panjang, realme C100x fokus pada harga yang lebih terjangkau, sedangkan iQOO Z11 5G hadir dengan kapasitas terbesar dan layar AMOLED 144 Hz.
Kehadiran ponsel-ponsel seperti ini menunjukkan bahwa baterai besar tidak lagi harus berarti bodi tebal atau pengisian yang lama. Kombinasi kapasitas 8.000 mAh ke atas, layar cepat, dan teknologi isi daya tinggi membuatnya semakin relevan bagi pengguna yang membutuhkan perangkat tahan lama untuk aktivitas seharian.
| Model | Baterai | Pengisian Daya | Layar |
|---|---|---|---|
| POCO X8 Pro Max | 8.500 mAh | 100W HyperCharge, reverse charging 27W | AMOLED 6,83 inci 1,5K |
| realme C100 | 8.000 mAh | 45W Fast Charging, Reverse Charging 10W | Tidak disebutkan |
| realme C100x | 8.000 mAh | 45W Fast Charging | IPS LCD 6,8 inci 120 Hz |
| iQOO Z11 5G | 9.020 mAh | 90W FlashCharge | AMOLED 6,83 inci 1,5K 144 Hz |
