Di antara banyak ponsel murah untuk pelajar, empat model ini menonjol karena menawarkan kombinasi yang paling terasa dalam pemakaian harian, yakni baterai besar, layar lega, dan memori yang cukup longgar. Rentang harganya berada di kisaran Rp1,19 jutaan hingga Rp3 jutaan, sehingga masih masuk ke target banyak pengguna yang mencari perangkat sekolah tanpa beban biaya terlalu tinggi.
Pilihan yang tersedia juga tidak hanya mengandalkan harga rendah. Sebagian membawa refresh rate tinggi, sebagian lain unggul di ketahanan daya, sementara ada pula yang menonjol lewat layar AMOLED, kamera besar, serta fitur perlindungan mata dan keamanan data.
| Model | Harga | Keunggulan Utama | Spesifikasi Kunci |
|---|---|---|---|
| Xiaomi Redmi 15C | Rp1,5 jutaan | Layar 90Hz, memori besar, baterai jumbo | 6,74 inci, RAM hingga 8GB, memori internal 256GB, baterai 5000 mAh |
| Vivo Y28 | Rp1,9 juta-Rp3 juta | Baterai 6000 mAh, fast charging 44W | 6,68 inci, RAM 6GB/8GB, memori internal hingga 256GB, Helio G85 |
| Redmi Note 13 | Rp2,2 juta-Rp3 juta | Layar AMOLED 120Hz, kamera 108MP | 6,67 inci, Snapdragon 685 atau Dimensity 6080, baterai 5000 mAh |
| Samsung Galaxy A06 | Rp1,19 jutaan-Rp2,3 jutaan | Eye Comfort Shield, Knox Vault | 6,7 inci, kamera 50MP, baterai 5000 mAh, varian 4G dan 5G |
Samsung Galaxy A06
Samsung Galaxy A06 menjadi opsi paling terjangkau dalam daftar ini, dengan harga mulai Rp1,19 jutaan hingga Rp2,3 jutaan. Ponsel ini tersedia dalam varian 4G dan 5G, sama-sama membawa layar 6,7 inci, kamera utama 50MP, dan baterai 5000 mAh.
Varian 4G memakai Helio G85, sedangkan versi 5G mengandalkan Dimensity 6300 dan mendukung refresh rate 90Hz. Fitur Eye Comfort Shield hadir untuk mengurangi cahaya biru, sementara Samsung Knox Vault memberi perlindungan data yang lebih baik.
Vivo Y28
Vivo Y28 menonjol lewat baterai 6000 mAh dan pengisian cepat 44W, dua hal yang biasanya dicari pelajar yang aktif memakai ponsel sepanjang hari. Di dalamnya juga terdapat chipset MediaTek Helio G85, layar 90Hz, kamera utama 50MP, sertifikasi IP64, dan NFC.
Harga barunya berada di kisaran Rp1.900.000 sampai Rp3.000.000, tergantung varian. Layarnya berukuran 6,68 inci, dengan RAM 6GB atau 8GB, memori internal hingga 256GB, serta fitur Eye Protection untuk membantu kenyamanan mata.
Xiaomi Redmi 15C
Xiaomi Redmi 15C menyasar pembeli yang ingin layar lega dan penyimpanan besar di kelas paling ramah kantong. Model entry-level ini dibekali layar 6,74 inci 90Hz, RAM hingga 8GB, memori internal 256GB, dan baterai 5000 mAh.
Perangkat ini juga membawa sertifikasi IP64, NFC, sensor sidik jari di samping, dan jack audio 3,5 mm. Sistem operasinya sudah memakai HyperOS 2 berbasis Android 15, dengan dukungan pembaruan sistem hingga 4 tahun dan pembaruan keamanan selama 6 tahun.
Redmi Note 13
Redmi Note 13 berada di kelas Rp2 jutaan dan menawarkan paket yang terasa lebih lengkap untuk pelajar yang ingin layar nyaman serta kamera lebih besar. Ponsel ini membawa layar AMOLED 120Hz, kamera utama 108MP, baterai 5000 mAh, dan fast charging 33W.
Menurut sumeks.disway.id, varian 4G memakai Snapdragon 685, sementara varian 5G ditenagai Dimensity 6080. Keduanya sama-sama menggunakan layar 6,67 inci, dan model 4G juga disebut memiliki sertifikasi TÜV Rheinland Low Blue Light untuk kenyamanan mata.
Jika fokus utama adalah daya tahan, Vivo Y28 paling menonjol karena membawa baterai 6000 mAh. Namun, bagi pelajar yang lebih memprioritaskan layar dan kamera, Redmi Note 13 menawarkan kombinasi yang lebih menarik, sementara Samsung Galaxy A06 dan Redmi 15C tetap kuat sebagai pilihan masuk dengan harga yang lebih ringan.







