4 Pelumas Mobil Ini Tak Boleh Diabaikan, Satu Salah Langkah Bisa Bikin Biaya Servis Membengkak

Author: Redaksi Android62

Biaya servis mobil bisa membengkak bukan hanya karena mesin, tetapi juga karena pelumas lain yang sering luput dari perhatian. Oli transmisi, oli gardan pada mobil penggerak belakang, dan oli power steering sama pentingnya dengan oli mesin karena semuanya berperan menjaga komponen tetap terlindungi.

Kepala Bengkel Auto2000 Pramuka, Suparna, mengingatkan bahwa banyak pemilik mobil masih lebih fokus pada oli mesin dibanding pelumas lain. Menurut dia, kelalaian mengganti pelumas sesuai anjuran dapat mengganggu fungsi kendaraan dan memicu kerusakan yang ongkos perbaikannya jauh lebih mahal.

Oli mesin tetap jadi yang utama, tetapi bukan satu-satunya

Dalam perawatan rutin, oli mesin memang paling sering diingat pemilik mobil. Pelumas ini dianjurkan diganti setiap enam bulan sekali atau saat mobil menjalani perawatan berkala.

Ketika kualitas oli mesin menurun, pelumasan komponen tidak lagi optimal. Akibatnya, gesekan antarkomponen meningkat, keausan berlangsung lebih cepat, dan risiko kerusakan bisa berujung pada mesin macet.

Oli transmisi harus tetap prima

Selain mesin, sistem pemindah tenaga juga membutuhkan perlindungan pelumas yang baik. Oli transmisi berfungsi menjaga kerja komponen agar tetap halus dan tidak mudah mengalami penurunan performa.

Jika oli transmisi dibiarkan terlalu lama, perlindungannya ikut menurun. Kondisi itu dapat memengaruhi kerja komponen dan meningkatkan risiko kerusakan, padahal penanganan masalah transmisi biasanya jauh lebih mahal dibanding mengganti pelumas secara teratur.

Pelumas Fungsi Utama Risiko Jika Diabaikan
Oli Mesin Melumasi komponen mesin Gesekan naik, aus lebih cepat, mesin bisa macet
Oli Transmisi Menjaga kerja sistem pemindah tenaga Kerusakan transmisi dan biaya perbaikan lebih besar
Oli Gardan Melindungi sistem gardan pada mobil penggerak belakang Gesekan meningkat dan komponen gardan bisa rusak
Oli Power Steering Menjaga kinerja sistem kemudi tetap baik Komponen bisa rusak bila kualitas pelumas menurun

Oli gardan kerap disepelekan

Untuk mobil penggerak belakang, oli gardan memegang peran penting karena sistem ini menerima beban kerja besar saat menyalurkan tenaga ke roda. Karena posisinya tidak setenar oli mesin, pelumas ini sering terlambat diperiksa atau diganti.

Suparna menekankan, kelalaian pada oli gardan bisa berakibat fatal karena pelumasan yang menurun akan membuat gesekan antarkomponen meningkat. Jika kerusakan sudah muncul, biaya perbaikannya berpotensi jauh lebih mahal dibanding pencegahan lewat servis berkala.

Power steering juga butuh perhatian

Satu lagi pelumas yang sering terlewat adalah oli power steering. Padahal, sistem ini juga memerlukan kondisi pelumas yang baik agar kinerja kemudi tetap terjaga.

Saat kualitas oli power steering menurun, fungsi sistem dapat ikut terganggu. Jika dibiarkan terlalu lama, kerusakan komponen bukan lagi hal yang sulit terjadi.

Pesan utamanya jelas, semua pelumas pada mobil memiliki masa pakai dan perlu diganti sesuai anjuran. Servis rutin menjadi momen penting untuk memastikan seluruh pelumas diperiksa, bukan hanya oli mesin.

Dengan pengecekan yang lengkap, pemilik kendaraan dapat menjaga performa mobil tetap stabil sekaligus mencegah biaya servis membengkak akibat kerusakan yang seharusnya bisa dihindari lebih awal.

Berita Terbaru