4 Vitamin Andalan untuk Redakan Jerawat Meradang, Ini Penjelasan Dokter Estetika

Author: Redaksi Android62

Jerawat yang tak kunjung membaik sering kali tidak cukup diatasi dengan perawatan luar saja. Dalam sejumlah kasus, dukungan dari dalam tubuh melalui asupan nutrisi juga ikut dipertimbangkan untuk membantu menekan inflamasi dan menjaga kondisi kulit.

Dokter estetika dr. Yessica Tania menilai jerawat erat kaitannya dengan peradangan, produksi minyak berlebih, hingga keseimbangan hormon. Karena itu, ia menyebut sejumlah vitamin dan suplemen dapat menjadi pelengkap perawatan kulit, bukan pengganti obat jerawat maupun skincare.

Empat Suplemen yang Disorot

Dalam penjelasannya, dr. Yessica menyoroti 4 jenis asupan yang kerap dianggap relevan untuk kulit acne-prone, yakni zinc, omega-3, astaxanthin, dan vitamin D. Keempatnya dipilih karena berkaitan dengan pengendalian inflamasi, perlindungan kulit, dan pemulihan bekas jerawat.

Asupan Manfaat Utama Contoh Produk
Zinc Mengontrol sebum, membantu jerawat meradang, mendukung regenerasi kulit NOW Sambucus Zinc C
Omega-3 Memperkuat skin barrier, membantu mengurangi kemerahan dan kekeringan NOW Ultra Omega 3 Fish Oil
Astaxanthin Antioksidan tinggi, membantu elastisitas kulit dan memudarkan hiperpigmentasi Asthin Force 6 Mg
Vitamin D Anti-inflamasi, antimikroba, mendukung produksi kolagen Blackmores Bio D3 1000 IU

Zinc, Bantu Kontrol Minyak dan Jerawat Meradang

Zinc dikenal sebagai mineral penting untuk kesehatan kulit karena ikut membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Pada kulit berjerawat, zinc disebut efektif mengontrol produksi sebum yang sering menjadi pemicu munculnya jerawat.

Mineral ini juga memiliki sifat antibakteri yang dapat membantu menenangkan jerawat yang sedang meradang. Selain itu, zinc mendukung regenerasi kulit sehingga noda hitam bekas jerawat berpeluang lebih cepat memudar.

Untuk kategori ini, dr. Yessica Tania merekomendasikan NOW Sambucus Zinc C. Produk tersebut berbentuk tablet hisap dan juga mengandung vitamin C serta elderberry.

Omega-3 dan Astaxanthin Jadi Penopang Kondisi Kulit

Omega-3 berperan menjaga lapisan pelindung kulit atau skin barrier tetap kuat. Fungsi ini penting karena banyak orang dengan jerawat juga mengalami kulit kering, terutama ketika menjalani terapi jerawat yang cenderung keras.

Pada pemilik jerawat, omega-3 dinilai membantu mengurangi kemerahan dan mencegah kulit menjadi bersisik. Dr. Yessica menyebut NOW Ultra Omega 3 Fish Oil sebagai pilihan yang bebas merkuri dan kontaminan berbahaya.

Sementara itu, astaxanthin dikenal sebagai tabir surya alami dari dalam tubuh karena berasal dari pigmen merah alga dengan kemampuan antioksidan tinggi. Kandungan ini membantu melawan radikal bebas yang memicu stres oksidatif dan inflamasi pada kulit.

Astaxanthin juga disebut berperan menjaga elastisitas kulit dan membantu memudarkan hiperpigmentasi akibat bekas jerawat. Untuk kategori ini, dr. Yessica merekomendasikan Asthin Force 6 Mg.

Ia menegaskan bahwa frekuensi konsumsi astaxanthin tidak harus sama untuk semua orang. Pada kondisi jerawat meradang berat atau stres oksidatif tinggi, astaxanthin dapat diminum setiap hari, sedangkan pada orang muda dengan pola hidup sehat dan kondisi kulit baik, konsumsi 2 sampai 3 kali seminggu dinilai cukup.

Vitamin D Tak Hanya Soal Tulang

Vitamin D turut masuk daftar karena manfaatnya tidak berhenti pada kesehatan tulang. Vitamin ini juga dikaitkan dengan efek anti-inflamasi dan antimikroba yang membantu tubuh melawan bakteri penyebab jerawat.

Di sisi lain, vitamin D disebut merangsang produksi kolagen agar kulit tetap kenyal. Produk yang direkomendasikan untuk kategori ini adalah Blackmores Bio D3 1000 IU.

Kebutuhan Tiap Orang Tetap Berbeda

Meski empat suplemen tersebut dinilai membantu, dr. Yessica menegaskan bahwa kebutuhan setiap orang tidak sama. Penentunya meliputi penyakit bawaan, kondisi tubuh saat ini, pola makan harian, dan gaya hidup.

Ia menilai suplemen vitamin bersifat customized, sehingga apa yang cocok untuk satu orang belum tentu diperlukan dengan dosis atau frekuensi yang sama pada orang lain. Karena itu, vitamin tidak dapat diposisikan sebagai solusi instan untuk jerawat.

Menurut dr. Yessica, hasil yang lebih optimal tetap bertumpu pada kebiasaan dasar yang mendukung kesehatan kulit. Ia menyarankan olahraga rutin, pengaturan pola makan, serta pengurangan gula dan laktosa atau susu sebagai langkah pendukung.

Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, konsultasi dengan dokter tetap diperlukan sebelum mulai mengonsumsi suplemen harian. Langkah ini penting agar pilihan vitamin sesuai kebutuhan tubuh dan tidak berbenturan dengan kondisi medis yang sudah ada.

Source: www.suara.com
Berita Terbaru