40 Anak Prasejahtera Berlatih Gratis dengan Indra Sjafri di Bandung

Author: Redaksi Android62

Sebanyak 40 anak dari kelompok prasejahtera memperoleh akses gratis ke McDonald’s Football Clinic di Bandung. Mereka berlatih langsung bersama pelatih nasional Indra Sjafri dalam kegiatan yang diikuti total 200 peserta berusia 8-12 tahun.

Program ini memberi kesempatan bagi anak-anak berbakat yang menghadapi keterbatasan fasilitas maupun kondisi ekonomi. Selain sesi pembinaan, peserta menerima jersey serta sepatu bola baru.

Pembinaan Teknik dan Karakter

Indra Sjafri menyusun latihan selama 70 menit dengan sistem rotasi antarzona. Setiap anak bergantian menjalani materi passing, Small-Sided Games (SSG), shooting, dan shielding dalam dua sesi latihan.

Metode tersebut dirancang agar peserta dapat berkembang sesuai tahapannya. Rotasi juga digunakan untuk melatih koordinasi dan kemampuan mengambil keputusan di lapangan.

“Dalam pembinaan usia dini, setiap anak memiliki tahapan perkembangan yang berbeda sehingga metode latihan juga perlu disesuaikan,” kata Indra Sjafri. Ia menyebut rotasi di tiap zona membantu anak mengembangkan teknik secara bertahap sekaligus belajar bekerja sama.

Menurut Indra Sjafri, pembinaan pemain muda tidak cukup hanya mengejar penguasaan teknik. Karakter, sportivitas, dan cara meraih kemenangan juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.

“Dalam olahraga memang harus ada jiwa kompetitif, tetapi menang bukanlah tujuan akhir. Setiap kemenangan harus diraih dengan cara-cara yang baik,” tegasnya.

Peran Keluarga dalam Proses Latihan

Di sela kegiatan, Indra Sjafri berdialog dengan para orang tua peserta. Ia menekankan bahwa keluarga berperan membentuk rasa percaya diri, sikap hormat kepada orang yang lebih tua, serta kemampuan bekerja dalam tim.

Pesan serupa disampaikan legenda Persib Bandung, Atep, yang turut mendampingi pelatihan. Ia menceritakan perjalanan kariernya yang dimulai dari kota kecil dengan akses dan fasilitas terbatas.

“Tidak ada proses yang instan, setiap kesuksesan dibangun dari disiplin berlatih, kemauan untuk terus belajar, dan tidak lupa beribadah,” ujar Atep. Pesan itu ditujukan untuk mengingatkan peserta bahwa kemajuan kemampuan memerlukan ketekunan.

Rangkaian Kegiatan di Dua Kota

McDonald’s Indonesia menggelar pelatihan di Bandung pada Minggu, 19 Juli 2026, dalam kampanye FIFA World Cup Goes to McDonald’s. Agenda ini meneruskan kegiatan serupa di Jakarta yang digelar pada 12 Juli 2026 bersama pesepak bola profesional Rio Fahmi.

Kota Tanggal Pendamping Utama
Jakarta 12 Juli 2026 Rio Fahmi
Bandung 19 Juli 2026 Indra Sjafri dan Atep

Rangkaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari perayaan 35 tahun McDonald’s Indonesia. Sebanyak 200 anak dari sekolah sepak bola di Jakarta dan Bandung menerima bantuan jersey serta sepatu baru.

Salah satu peserta di Bandung adalah Purnama, kapten tim SSB Youth Aurasic Bandung, yang menyukai sepak bola sejak usia 8 tahun. Ia rutin berlatih di lapangan sederhana di samping warung makan milik orang tuanya.

Perwakilan SSB Youth Aurasic Bandung, M. Iqbal, menilai kesempatan seperti ini dapat menguatkan keyakinan anak untuk mengejar cita-cita di sepak bola. Menurutnya, banyak anak berbakat hanya membutuhkan kesempatan untuk percaya bahwa mimpinya layak diperjuangkan.

Program ini melanjutkan sejumlah inisiatif olahraga McDonald’s Indonesia selama lebih dari satu dekade. Kegiatannya mencakup pengiriman anak Indonesia sebagai Player Escort pada ajang internasional pada 2014 dan 2018, McDonald’s Liga Ayo pada 2023, serta renovasi 44 fasilitas olahraga sekolah di 12 provinsi pada 2025.

Source: www.medcom.id
Berita Terbaru