Mendaki gunung bukan hanya soal melepas penat di tengah alam. Aktivitas ini juga membawa dampak nyata bagi tubuh, mulai dari membantu menjaga jantung hingga mendukung kualitas tidur yang lebih baik.
Tak sedikit orang memilih jalur menanjak karena ingin merasakan efek segar setelah rutinitas yang padat. Namun, di balik kesan rekreasi, hiking termasuk olahraga yang aktif menggerakkan tubuh dan memberi manfaat kesehatan yang cukup luas bila dilakukan sesuai kemampuan.
1. Membantu Membakar Kalori
Saat mendaki, tubuh terus bergerak sepanjang perjalanan dan bekerja lebih aktif dari biasanya. Kondisi ini membantu pembakaran kalori sehingga hiking dapat menjadi pilihan olahraga yang menyenangkan untuk menjaga berat badan.
Mengutip Cleveland Clinic yang dikutip Beautynesia, hiking juga membantu menjaga massa otot. Dengan begitu, manfaatnya tidak hanya terasa pada pengeluaran energi, tetapi juga pada kekuatan tubuh saat beraktivitas.
2. Membuat Jantung Lebih Sehat
Mendaki gunung termasuk olahraga aerobik dengan intensitas sedang yang melatih kebugaran jantung, paru-paru, dan daya tahan tubuh. Ketika medan semakin menanjak, kerja jantung ikut meningkat untuk mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh.
Dalam penjelasan yang dikutip Beautynesia dari EatingWell, latihan seperti ini juga dapat membantu meningkatkan VO2 max, yaitu kemampuan tubuh menggunakan oksigen saat beraktivitas intens.
3. Menjaga Tekanan Darah Tetap Stabil
Tekanan darah tinggi kerap muncul tanpa gejala yang jelas, sehingga olahraga rutin menjadi salah satu langkah sederhana untuk membantu menjaganya tetap stabil. Mendaki gunung bisa menjadi opsi karena membuat tubuh aktif bergerak dalam durasi yang cukup panjang.
Dr. Michael Kampert menjelaskan bahwa olahraga terbukti efektif membantu menurunkan tekanan darah. Dalam beberapa penelitian, manfaatnya disebut sebanding dengan satu dosis penuh obat penurun tekanan darah.
| Manfaat Fisik | Penjelasan Singkat |
|---|---|
| Membakar kalori | Tubuh aktif bergerak selama mendaki |
| Menjaga massa otot | Membantu tubuh tetap kuat saat beraktivitas |
| Membuat jantung lebih sehat | Melatih kebugaran jantung, paru-paru, dan daya tahan tubuh |
| Menjaga tekanan darah | Membantu menurunkan tekanan darah bila dilakukan rutin |
4. Mengurangi Stres
Waktu yang dihabiskan di alam sering memberi efek tenang yang langsung terasa. Menurut Tom Walters, PT, D.P.T., berada di alam dapat membantu mengurangi stres sekaligus menurunkan hormon kortisol.
Efek itu membuat suasana hati terasa lebih nyaman dan pikiran lebih lega. Mendaki juga disebut dapat meningkatkan rasa percaya diri, sehingga manfaatnya tidak berhenti pada kebugaran fisik.
5. Meningkatkan Kualitas Tidur
Paparan sinar matahari dan aktivitas fisik selama mendaki membantu menjaga ritme alami tubuh. Karena itu, kualitas tidur dapat ikut membaik setelah beraktivitas di alam terbuka.
Dr. Michael Kampert menjelaskan bahwa tidur berperan penting dalam proses pemulihan tubuh setelah berolahraga. Tidur yang cukup membantu tubuh kembali bugar sekaligus mengisi ulang energi yang habis selama perjalanan.
Jika dilakukan rutin sesuai kemampuan, mendaki gunung bisa menjadi cara yang menyenangkan untuk menjaga kesehatan fisik dan mental sekaligus. Manfaatnya hadir bukan hanya saat perjalanan selesai, tetapi juga dalam keseharian setelah tubuh mendapat waktu bergerak di alam.







