Hisense A10 disiapkan sebagai ponsel e-ink yang tidak hanya mengandalkan kenyamanan membaca dokumen. Perangkat ini membawa enam fitur praktis, termasuk NFC, inframerah, perekaman panggilan bawaan, dan pengisian daya nirkabel magnetis.
Pendekatan tersebut memperluas fungsi perangkat e-ink ke penggunaan harian tanpa meninggalkan fokus pada produktivitas. Hisense juga memasang layar LCD berwarna di belakang untuk menangani konten yang kurang cocok tampil dalam monokrom.
6 Fitur Praktis pada Hisense A10
1. NFC untuk Konektivitas
Hisense A10 mendukung NFC sebagai salah satu fitur konektivitasnya. Kehadirannya membuat perangkat ini memiliki fungsi tambahan di luar aktivitas membaca dan pencatatan.
2. Inframerah sebagai Remote
Fitur inframerah memungkinkan A10 digunakan sebagai remote untuk perangkat rumah. Pengguna dapat mengontrol AC, televisi, proyektor, dan set-top box tanpa memerlukan koneksi internet.
3. Kloning Aplikasi Bawaan
A10 menyediakan kemampuan kloning aplikasi populer secara native. Fitur ini memungkinkan pengguna menggandakan aplikasi tanpa perlu mengandalkan solusi tambahan.
4. Perekaman Panggilan Bawaan
Hisense memasukkan perekaman panggilan bawaan dalam daftar kemampuan A10. Fitur tersebut menjadi bagian dari upaya menjadikan perangkat ini tetap relevan sebagai ponsel sehari-hari.
5. Pengisian Daya Nirkabel Magnetis
Perangkat ini mendukung pengisian daya nirkabel magnetis. Dukungan tersebut melengkapi orientasi A10 sebagai perangkat yang dirancang untuk pemakaian praktis.
6. Mode Refresh Cepat
Hisense menyediakan mode refresh cepat khusus pada panel e-ink A10. Menurut Gizmochina, mode ini ditujukan untuk mengurangi kesan lambat dan efek ghosting saat layar digunakan.
Ghosting adalah jejak gambar sebelumnya yang masih dapat tertinggal pada layar e-ink. Fitur refresh cepat menjadi penting ketika pengguna membuka konten yang membutuhkan respons visual lebih sering.
Dua Layar untuk Peran Berbeda
Layar utama Hisense A10 berupa panel e-ink 6,13 inci yang ditujukan untuk membaca dan membuat catatan. Karakter tampilannya menyerupai kertas, sehingga menjadi pusat pengalaman perangkat ini untuk dokumen dan anotasi.
Di bagian belakang, tersedia opsi layar LCD berwarna untuk melihat foto, komik, grafik, serta aplikasi sosial. Pengguna dapat berpindah antara layar e-ink dan layar warna sesuai jenis konten yang dibuka.
| Bagian | Rincian |
|---|---|
| Layar utama | Panel e-ink 6,13 inci untuk membaca dan mencatat |
| Layar tambahan | LCD berwarna opsional di bagian belakang |
| Prosesor | Qualcomm QCM6690 octa-core 4 nm kelas enterprise |
| Sistem operasi | Android 16 sejak awal penjualan |
Fokus pada Dokumen dan Efisiensi
Hisense A10 menggunakan Qualcomm QCM6690, prosesor octa-core kelas enterprise dengan fabrikasi 4 nm. Chip ini disebut mendukung perpindahan halaman PDF, tampilan layar terbagi untuk beberapa dokumen, serta anotasi tulisan tangan dalam sesi panjang.
Qualcomm QCM6690 juga menangani sistem pengaturan suhu pintar yang dirancang untuk membantu menekan ghosting. Saat layar berada dalam kondisi diam untuk membaca, frekuensi chip dapat diturunkan secara otomatis demi memperpanjang daya tahan baterai dibandingkan penggunaan chip flagship pada umumnya.
Hisense akan menjalankan Android 16 langsung dari kotak dan menjanjikan pembaruan sistem jangka panjang beserta patch keamanan. Namun, perusahaan belum merinci durasi dukungan perangkat lunak tersebut.
A10 menjadi pembaruan besar pertama Hisense di segmen ponsel e-ink sejak A9 kembali dijual tahun lalu dengan lembar spesifikasi yang diperbarui. Informasi lebih lengkap mengenai perangkat ini diperkirakan muncul menjelang peluncuran pada Agustus, dengan penjualan yang diproyeksikan dimulai pada penghujung bulan itu.
Source: www.gizmochina.com






