Penurunan harga membuat sejumlah HP Samsung Galaxy A Series tampil jauh lebih masuk akal untuk dibeli di 2026. Dari enam model yang menonjol, beberapa di antaranya kini menawarkan kombinasi spesifikasi dan daya tahan yang sulit diabaikan di kelasnya.
Paling mencolok adalah Galaxy A57 dan Galaxy A07 varian standar, karena keduanya membawa paket fitur yang terasa seimbang dengan harga yang sudah lebih ramah di kantong. Di tengah pasar yang semakin padat, dua model ini menonjol bukan hanya karena spesifikasi, tetapi juga karena nilai belinya yang kini makin kuat.
Galaxy A57 dan A37 memimpin kelas menengah
Galaxy A57 diposisikan sebagai calon andalan di kelas menengah. Ponsel ini memakai layar Super AMOLED 6,7 inci FHD+ dengan refresh rate 120 Hz, sehingga tampilan terasa mulus untuk penggunaan harian.
Di sektor performa, Galaxy A57 mengandalkan Exynos 1680 berbasis 4 nm. Kamera utamanya 50 MP dengan OIS, ditemani lensa ultrawide 12 MP, lensa makro 8 MP, dan kamera depan 32 MP, sedangkan baterainya berkapasitas 5.000 mAh dengan pengisian cepat 45 Watt.
Di bawahnya, Galaxy A37 hadir sebagai pilihan yang lebih terjangkau. Model ini tetap membawa layar Super AMOLED 6,7 inci 120 Hz, tetapi dipadukan dengan Exynos 1480, RAM 8 GB hingga 12 GB, penyimpanan 256 GB, kamera utama 50 MP OIS, dan pengisian daya 45 Watt.
Galaxy A07 5G unggul lewat baterai besar
Bagi pengguna yang memprioritaskan ketahanan baterai, Galaxy A07 5G menjadi salah satu yang paling menarik. Perangkat ini membawa baterai 6.000 mAh, kapasitas yang memberi ruang lebih besar untuk penggunaan panjang dalam satu hari.
Layarnya menggunakan panel PLS LCD 6,7 inci HD+ dengan refresh rate 120 Hz dan tingkat kecerahan 800 nits. Sementara itu, jeroannya ditenagai MediaTek Dimensity 6300 berbasis 6 nm, RAM hingga 6 GB, serta memori yang masih bisa diperluas lewat MicroSD sampai 2 TB.
Versi 4G tetap agresif di harga sejutaan
Galaxy A07 varian 4G menjadi perhatian karena masuk ke kelas harga sejutaan. Meski posisinya paling terjangkau, perangkat ini tetap dibekali layar 6,7 inci dengan refresh rate 90 Hz, kamera 50 MP, baterai 5.000 mAh, serta pengisian daya 25 Watt.
Model ini juga membawa dukungan pembaruan sistem hingga 6 tahun, sesuatu yang jarang ditemui di segmen entry-level. Chipset Helio G99 yang dipakainya dikenal stabil untuk kebutuhan harian, bahkan disebut masih mampu menjalankan Genshin Impact pada setelan grafis tertentu.
Galaxy A17 Series dan A26 5G melengkapi daftar
Galaxy A17 Series hadir dalam dua varian, yaitu 4G dan 5G, dengan desain premium yang identik. Keduanya sama-sama memakai layar Super AMOLED 6,7 inci 90 Hz, RAM 8/256 GB, kamera utama 50 MP OIS, baterai 5.000 mAh 25W, serta Android 15 berbasis One UI 7 dengan masa pembaruan hingga 6 tahun.
Perbedaan utama kedua model itu terletak pada chipset. Varian 5G memakai Exynos 1330, sedangkan varian 4G mengandalkan MediaTek Helio G99.
Galaxy A26 5G hadir sebagai pelengkap dengan layar Super AMOLED 6,7 inci 120 Hz. Perangkat ini ditopang Exynos 1380 berbasis 5 nm, RAM 8 GB, penyimpanan internal 256 GB, kamera utama 50 MP OIS, ultrawide 8 MP, dan baterai 5.000 mAh dengan pengisian 25 Watt.
Secara keseluruhan, penurunan harga membuat deretan Samsung Galaxy A Series ini lebih menarik dibanding saat awal rilis. Namun, dari seluruh model yang disebut, Galaxy A57 dan Galaxy A07 versi standar tetap paling menonjol karena menawarkan keseimbangan spesifikasi, fitur, dan daya tahan pakai yang sulit ditandingi di 2026.
