Di kelas Rp5 jutaan, tablet kini tidak lagi sekadar alat hiburan. Sejumlah model sudah dibekali chipset kencang, layar besar, dukungan stylus, hingga fitur output layar ke monitor eksternal yang membuatnya terasa makin dekat ke laptop ringkas.
Perubahan itu paling terasa saat perangkat dipakai untuk kerja dan kuliah. Multitasking berat, rapat daring, pengeditan dokumen, sampai penyusunan presentasi kini bisa dikerjakan dari tablet tanpa harus langsung naik ke kelas harga belasan juta rupiah.
Huawei MatePad 11.5-inch New Standard Edition paling siap dipakai sejak dibuka
Di antara enam model yang tersedia, Huawei MatePad 11.5-inch New Standard Edition paling menonjol soal kelengkapan paket penjualan. Tablet ini sudah menyertakan keyboard fisik dan stylus gratis, sehingga pengguna bisa langsung bekerja tanpa membeli aksesori tambahan.
Perangkat ini memakai Kirin T82B, RAM 8GB, ROM 256GB, layar 2.5K 120Hz, dan baterai 10.100 mAh. WPS Office versi PC-Level juga membuat tampilan serta formula dokumen terasa seperti di laptop, meski port USB masih versi 2.0 dan tidak ada slot SIM card.
Xiaomi Pad 7 dan Poco Pad X1 unggul di performa dan koneksi ke layar
Xiaomi Pad 7 dibanderol Rp5,4 jutaan dan mengandalkan Snapdragon 7+ Gen 3. Layarnya 11,2 inci beresolusi 3.2K dengan refresh rate 144Hz, serta mendukung Dolby Vision dan Dolby Atmos.
Keunggulan yang membuatnya menarik ada pada port USB 3.2 dengan dukungan display out. Artinya, tablet ini bisa disambungkan ke monitor eksternal atau proyektor lewat kabel data biasa, walau keyboard dan stylus dijual terpisah.
Poco Pad X1 membawa basis perangkat yang sama dengan Xiaomi Pad 7 dan dijual Rp5,6 jutaan. Bedanya, penyimpanan langsung naik ke 512GB UFS 4.0, sehingga lebih lega untuk proyek besar, file kerja, dan video.
Honor Pad 10, Motorola Motopad 60 Pro, dan Samsung Galaxy Tab S10 Lite punya daya tarik masing-masing
Honor Pad 10 dijual Rp5,6 jutaan dan mengandalkan baterai 10.100 mAh dengan klaim tahan hingga 28 jam pemutaran video nonstop. Tablet ini memakai Snapdragon 7 Gen 3, RAM 8GB dengan Honor RAM Turbo, storage 256GB UFS 3.1, serta layar 12,1 inci beresolusi 2.5K.
Motorola Motopad 60 Pro dipasarkan di kisaran Rp5 jutaan kecil dan hadir di bawah naungan Lenovo Indonesia. Layar 12,7 inci 3K 144Hz memberi ruang kerja luas, sementara MediaTek Dimensity 8300, ROM 256GB UFS 4.0, slot MicroSD hingga 1TB, Stylus Motopen Pro, port USB-C 3.2 dengan display out, dan empat speaker tuning JBL menjadi nilai tambahnya.
Samsung Galaxy Tab S10 Lite dijual Rp5,3 jutaan dalam varian Wi-Fi only. Tablet ini membawa S-Pen bawaan dengan 4.096 tingkat tekanan, palm rejection tinggi, layar 10,9 inci 90Hz, Exynos 1380, RAM 6GB, serta janji update software hingga 6 tahun.
Perbandingan singkat yang paling terasa di kelas Rp5 jutaan
| Model | Poin paling menonjol |
|---|---|
| Huawei MatePad 11.5-inch New Standard Edition | Keyboard dan stylus sudah termasuk dalam paket |
| Xiaomi Pad 7 | Snapdragon 7+ Gen 3 dan display out lewat USB 3.2 |
| Poco Pad X1 | Storage 512GB UFS 4.0 |
| Honor Pad 10 | Baterai 10.100 mAh dengan klaim 28 jam video |
| Motorola Motopad 60 Pro | Layar 12,7 inci, stylus, dan display out |
| Samsung Galaxy Tab S10 Lite | S-Pen bawaan dan dukungan pembaruan software 6 tahun |
Jika kebutuhan utama adalah sensasi kerja yang paling mendekati laptop secara instan, Huawei MatePad 11.5-inch New Standard Edition terlihat paling praktis. Namun, bagi pengguna yang lebih menekankan performa dan dukungan display out, Xiaomi Pad 7 atau Poco Pad X1 menjadi opsi yang paling kuat di kelas harga ini.






